/
Senin, 17 April 2023 | 21:14 WIB
Dr. Boyke menjelaskan permasalahan yang ada dalam hubungan suami istri, mengenai perempuan yang suka berpura-pura mencapai titik kepuasan. (Dok. Dini/Suara.com)

SuaraBandungBarat.id - Dr. Boyke menjelaskan permasalahan yang ada dalam hubungan suami istri, mengenai perempuan yang suka berpura-pura mencapai titik kepuasan saat menyalurkan hasrat biologis bersama pasangan.

Seorang ahli seksolog, dr. Boyke mengungkapkn bahwa rata-rata orang Indonesia itu susah untuk diberitahu mengenai titik-titik erogen yang ada pada perempuan, dan memilih untuk langsung melakukan hubungan badan sehingga menurutnya tindakan tersebut termasuk kekerasan dalam berhubungan. 

" Karena orang Indonesia itu ngga mau diajarin mana titik erogen, mainnya langsung tancep kaya gitu akhinya wanita merasa seperti dipaksa. Ini menurut saya merupakan kejahatan seksual juga, karena tidak menikmati apa-apa, dan akhirnya untuk menyenangkan suami ia berpura-pura mencapai titik kepuasan dalam berhubungan, " jelasnya dikutip BandungBarat.suara.com dari channel Youtube Vindes, Senin, (17/04/2023).

Kemudian ia membeberkan data mengenai dua dari tiga orang perempuan Indonesia akan berpura-pura mencapai titik kepuasan saat berhubungan suami istri.

" Di Indonesia dua di antara tiga perempuan berpura-pura mencapai titik kepuasan saat berhubungan badan, ketika saya diundang seminar pasangan suami istri seakan-akan para perempuan yang harus mengerti mengenai seksualitas padahalkan laki-laki juga perlu pinter, " jelasnya.

" Laki-laki itu mikirnya cuman kaya main bola, gue dapet 3 lu 2 kali ( mencapai titik kepuasan ). Padahal kan hubungan suami istri bukan kaya gitu, lebih menikmati suatu perjalanan sampai ke puncak dan diakhiri dengan ejakulasi. " tambahnya. (*)

Load More