SuaraBandungBarat.id - Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Muslim ialah hari raya Idul Fitri.
Di mana momen tersebut, menjadi hari kemenangan karena telah melaksanakan puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan.
Pada pagi hari, umat Muslim akan pergi
keluar rumah untuk menunaikan salat id. Beberapa orang melaksanakan salat id di masjid dan sebagian lain melaksanakannya di lapangan terbuka.
Dilansir dari NU Online, tempat yang paling utama untuk melaksanakan salat id adalah tempat yang paling banyak menampung jamaah.
Jika, masjid dan tanah lapang tersedia sama luasnya maka lebih dianjurkan untuk salat id di masjid. Hal ini, dikarenakan tidak hanya mendapat pahala salat tetapi juga pahala hanya dengan berdiam diri di sana atau i’tikaf. (Al-Fiqh al-Manhajî ‘ala Madzhabil Imâm asy-Syâfi‘î karya Musthafa al-Khan, Musthafa al-Bugha, dan 'Ali asy-Asyarbaji, juz I, h. 225)
Dijelaskan oleh Imam Syafi’i bahwa:
“Jika masjid di suatu daerah luas (cukup menampung jamaah) maka salatlah di masjid dan tidak perlu keluar karena salat di masjid lebih utama.”
Diketahui pada zaman Rasulullah, masjid yang tidak ditempati salat id tidak seluas seperti yang kita kenal sekarang sebagai Masjid Nabawi. Dengan ini, agar dapat menampung lebih banyak jamaah maka dilaksanakan di lapangan terbuka.
Maka dari itu, jika masjid memiliki tempat yang kurang memadai, maka salat di lapangan yakni lebih baik. Begitu pun sebaliknya, maka masjid adalah tempat terbaik untuk salat id. (*)
Sumber: NU Online
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ini Tampang Pria yang Tega Sekap Perempuan di Cileunyi hingga Alami Kebutaan dan Bibir Sumbing
-
Perang Bintang AADC di Pasar Obat Herbal
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Pelaku Penyekapan Tragis Bandung Ditangkap, Dedi Mulyadi Puji Gerak Cepat Polda Jabar
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
Ketika Olahraga Jadi Cara untuk Mengenalkan Sustainability
-
Gudang Balepress Rp16,4 Miliar Diamankan di Kalbar, Kenapa Pemiliknya Misterius?
-
Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata