/
Rabu, 19 April 2023 | 21:37 WIB
Ilustrasi mudik bersama keluarga. Ini merupakan sebuah tradisi unik setiap menjelang Idul Fitri di Indonesia. (pexels)

SUARA BANDUNG BARAT - Menjelang Idul Fitri ini mungkin belum lengkap jika tidak membahas tentang mudik. Ini adalah sebuah tradisi yang seringkali dilakukan di Indonesia.

Pada saat menjelang Idul Fitri, banyak masyarakat Indonesia yang memilih mudik ke kampung halaman masing-masing. Apalagi bagi para perantau yang mungkin saja jarang bertemu keluarga.

Mudik merupakan sebuah pilihan sekaligus tradisi bagi masyarakat Indonesia untuk melepas rindu kepada sanak-saudara. Namun ternyata, tradisi mudik yang sering dilakukan pada mendekati Idul Fitri ini sudah ada sejak lama di Indonesia.

Lalu, siapa yang menciptakan mudik? Inilah asal-usul mudik, sebuah tradisi Idul Fitri di Indonesia dikutip dari akun tiktok Abibayu.

Tahukah Anda bahwa kata mudik itu ternyata merupakan singkatan dari Bahasa Jawa Ngoko? Jadi, mudik itu merupakan singkatan dari “mulih dilik” yang artinya “pulang sebentar”.

Namun, ada juga yang mengatakan bahwa mudik itu berasal dari Bahasa Betawi. Hal ini bisa saja benar, karena kata mudik diambil dari kata”udik” yang artinya “Kampung” atau “Dusun”.

Sementara itu, mudik sendiri artinya “menuju udik” atau “menuju kampung”. Antara dari Bahasa Jawa atau Bahasa Betawi, keduanya bisa saja benar.

Tetapi yang pasti, istilah mudik ini mulai populer di tahun 1970-an, dimana orang berbondong-bondong ke Jakarta untuk bekerja dan merubah nasib. Hal ini karena pada saat itu, Jakarta merupakan satu-satunya kota besar di Indonesia dan menjadi kota impian tujuan perantau.

Nah, kemudian ada masanya para perantau ini harus pulang ke kampung halaman mereka. Sejak saat itu, istilah mudik mulai dipakai oleh banyak orang.

Baca Juga: Mapolrestabes Pelabuhan Makassar Diserang, Pos Polisi Dibakar, Musala Dirusak di Makassar

Nah,  itulah fakta dan sejarah mudik di Indonesia. Selamat menjalankan mudik dan semoga selamat sampai tujuan! (*)

Sumber: akun tiktok Abibayu

Load More