/
Senin, 08 Mei 2023 | 13:20 WIB
Gambaran pasangan suami dan istri. Menurut Dokter Boyke, ada aturan tentang frekuensi melakukan hubungan suami istri dalam seminggu. (pexels)

SUARA BANDUNG BARAT - Kata Dokter Boyke, pada sebuah perbincangan sempat membahas seputar melakukan hubungan suami istri. Hal ini juga termasuk frekuensi melakukan hubungan pada pasangan.

Dokter Boyke mengatakan bahwa ada aturan tentang frekuensi melakukan hubungan yang baik saat bersama pasangan. Apalagi untuk pasangan yang melakukan hubungan suami istri hingga ke puncak.

Adapun frekuensi melakukan hubungan, menurut Dokter Boyke tentu berbeda. Hal ini tergantung pada kualitas saat melakukan hubungan suami istri. 

Dokter Boyke mengatakan frekuensi melakukan hubungan saat melakukan hubungan suami istri,  dikutip dari akun tiktok Wish Boyke Women’s Care.

Dokter Boyke mengatakan bahwa, pada dasarnya sehari melakukan hubungan suami istri itu disesuaikan pada umur. Apabila di usia tiga puluhan, bisa seminggu melakukan hubungan antara tiga hingga empat kali seminggu.

Jika di usia empat puluh tahunan, seminggu bisa melakukan hubungan suami istri antara dua hingga tiga kali. Pada usia lima puluhan, sebaiknya hubungan dilakukan seminggu dua kali.

Pada usia enam puluhan keatas, hubungan suami istri dapat dilakukan satu hingga dua kali seminggu.

Lalu, bagaimana kalau setiap hari satu kali?

Dokter Boyke mengatakan bahwa hal ini boleh-boleh saja dilakukan, tetapi hati-hati pada prianya. Hal ini karena menurutnya, wanita lebih membuat awet muda.

Baca Juga: Doa Ketika Kendaraan Mogok di Jalan, Baca agar Diberi Kemudahan dan Pertolongan

Ketika dia orgasme, kenikmatan orgasme itu bisa dirasakan sampai seminggu. 

Nah,  itulah aturan frekuensi melakukan hubungan suami istri menurut Dokter Boyke.(*)

Sumber: akun Wish Boyke Women’s Care

Load More