SuaraBandungBarat.id- Pemkab Bandung Barat Kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2022, Selasa (9/5/2023). Pada tahun sebelumnya Pemkab Bandung Barat pun mendapatkan opini WTP untuk LKPD tahun anggaran 2021.
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, opini tertinggi dari BPK RI terkait pengelolaan anggaran keuangan daerah tersebut merupakan capaian yang luar biasa. Apalagi diperoleh Pemkab Bandung Barat diperoleh dua tahun berturut-turut.
“Alhamdulillah hari ini kita mendapatkan opini WTP, opini tertinggi dari BPK RI, terkait pengelolaan anggaran keuangan daerah Kabupaten Bandung Barat yang telah sesuai dengan prinsip akuntansi yang bener dan bebas dari salah saji material,” katanya, Selasa (9/5/2023).
Ia menambahkan, capaian WTP tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Bandung Barat.
“Opini WTP ini merupakan bentuk kerja keras semua pihak terutama para OPD. Ini juga bentuk tanggung jawab kita, bentuk pemerintah bekerja secara professional,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, capaian WTP tersebut juga merupakan bukti bahwa OPD di Kabupaten Bandung Barat solid dan kompak.
“Ini juga bentuk bahwa kita itu kompak dan solid. Kalau tidak kompak dan solid tidak akan meraih WTP,” imbuhnya.
“Karena pengumpulan data itu kan butuh waktu yang luar biasa, kadang bergadang dan lain sebagainya, pelaporan dan sebagainya,” katanya.
Sementara itu, pihaknya pun terus berupaya maksimal untuk menyelesaikan temuan BPK RI pada tahun sebelumnya dan hal tersebut menunjukkan progress yang baik.
Baca Juga: Lowongan Kerja PT KAI Terbaru, Tersedia Juga di Job Fair UNS Solo
“Temuan tahun sebelumnya progressnya cukup baik mulai dari aset terus kita secara legalitas pencapaiannya terus bertambah,” katanya.
“Ada skor dalam BPK memberikan opini ada batas tindaklanjutnya selama pemeriksaan itu BPK memberikan beberapa temuan. Dari temuan ini berapa persen yang berhasil kita tindaklanjuti lebih dari 70 persen,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hengky Kurniawan pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dorongan dan dukungan sehingga Pemkab Bandung Barat meraih opini WTP dalam dua tahun berturut-turut.
“Saya ucapakan terima kasih kepada semua pihak dan juga DPRD KBB atas doa-doanya yang juga ikut mengawasi kita terus berbenah. Ini momentum kita untuk bersama-sama memberikan hal-hal yang baik untuk Kabupaten Bandung Barat," tandasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Investasi Rp339 Triliun, Blok Masela Target Mulai Konstruksi 2027
-
Dibintangi Jenna Ortega, Sony Pictures Rilis Trailer Film Klara and the Sun
-
Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
Juli 2026, Pemerintah Mulai Produksi CNG Rumah Tangga Pengganti LPG
-
3 Bedak Tabur Wardah Terlaris di Shopee, Kualitas Bagus Menurut Review Pengguna
-
Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
-
Harga LNG Naik, INDEF Ingatkan Pemerintah Mitigasi Risiko PHK Industri