SuaraBandungBarat.id - Rafael Alun Trisambodo resmi ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang.
Hingga saat ini KPK masih menyelidiki kemana saja aliran dana yang dilakukan oleh Rafael Alun Trisambodo tersebut bermuara.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Grace Tahir yang merupakan anak seorang konglomerat sekaligus direktur Mayapada Hospital telah dihadirkan oleh KPK sebagai saksi.
Belum diketahui bagaimana kelanjutan pemeriksaan tersebut akan tetapi beberapa media sudah menyebutkan bahwa masih ada pihak-pihak yang diduga ikut menikmati aliran dana Rafael Alun, termasuk inisial 'R' yang sempat heboh di jagat maya.
Beberapa pihak telah menyinggung soal nama Raffi Ahmad, namun kabar tersebut belum dapat diverifikasi secara akurat.
Namun demikian ada beberapa pihak yang mengarahkan inisial tersebut kepada Raffi Ahmad termasuk Iskandar Sitorus dari Indonesian Audit Watch (IAW) dan beberapa portal berita.
DIlansir dari Suara.com Sabtu (13/5/2023), Rans PIK Basketball milik Raffi Ahmad diduga dimasukkan oleh KPK kedalam daftar aset yang dicurigai menerima aliran dana Rafael Alun Trisambodo.
Kabar inisial 'R' dan Rans PIK Basketball yang menerima aliran dana dari RAT belum/tidak terbukti benar, namun Iskandar Sitorus membenarkan adanya rencana pemeriksaan terhadap perusahaan tersebut berdasarkan dari media online.
"justru kami terkejut dan alhamdulillah KPK sudah menyampaikan, kami kutip dari media nasional tepatnya Suara yang menyebut akan menyasar, judulnya unik 'KPK Incar Rans PIK Basketball, Raffi Ahmad Garuk Kening Langsung Masuk Mobil...,'" Ujar Iskandar Sitorus dilansir dari Cumicumi Senin (15/5/2023).
Baca Juga: Intip Besaran Hadiah Pemenang Indonesian Idol 2023, Naik dari Tahun Lalu?
Iskandar juga menyebutkan bahwa kabar aliran dana ke Rans PIK Basketball tersebut hanya berupa dugaan dan masih berdasarkan media nasional.
"kalau menyebut langsung kesana kami harus detail bahwa itu kami mengetahui bahwa disana hanya ada menantunya Rafael. Konektifitasnya lebih dimudahkan dengan posisi itu. Soal kemudian kami mengetahui bahwa media nasional menyebutkan ada kaitan ke Rans, biarlah proses-proses yang berjalan yang akan membuktikannya," tambah Iskandar.
Perlu diketahui bahwa menantu Rafael yang dimaksud adalah Jeremy Santoso yang juga merupakan Presiden Rans PIK Basketball.
Walaupun demikian,hingga saat ini belum ada kabar yang pasti mengenai rencana pemeriksaan yang dilakukan oleh KPK terhadap perusahaan milik Raffi Ahmad. (*)
Sumber: Cumicumi & Suara.com
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
5 Drama China Trope Si Cowok Bucin Parah, Ada Dream of Golden Years
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
-
Kulit Kusam Pakai Sunscreen Apa? Ini 5 Pilihan agar Kulit Lebih Cerah dan Glowing
-
Andi Sudirman Canangkan Kota Parepare Pusat Pertumbuhan Baru Sulsel
-
Warga Terkaya Tercatat Penerima JKN Bersubsidi, Menkes Janji Benahi Data
-
AS Blokade Selat Hormuz, China-Rusia Bersatu Tekan Washington
-
Wamendagri: Penyusunan Anggaran Daerah harus Selaras dengan RKPD
-
5 Keunggulan Gran Max Bekas: Layakkah Jadi Mobil Keluarga?
-
5 Pilihan Essence Cica: Rahasia Wajah Tenang dan Glass Skin yang Effortless
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal