/
Jum'at, 19 Mei 2023 | 16:00 WIB
Laura Meizani alias Lolly dikabarkan banjir jam kerja. Ini setelah perseteruannya dengan Nikita Mirzani, dan bongkar konflik antara ibunya dengan Antonio Dedola. (Akun instagram @1aurabd)

SUARA BANDUNG BARAT - Beberapa hari yang lalu, media sempat dihebohkan kabar perseteruan antara Laura Meizani dan sang ibu, Nikita Mirzani. Ini disebut menyangkut konflik antara ibunya dengan seorang pria asal Jerman, Antonio Dedola.

Laura Meizani sempat menyebutkan tentang beberapa hal yang berkaitan konflik antara Nikita Mirzani dan Antonio Dedola. Tak hanya itu, ia juga mengaku diancam sang ibu, tidak akan membayar uang sekolah.

Namun, sebuah kabar beredar menyebutkan Laura Meizani kebanjiran jam kerja. Tepatnya, usai membongkar perseteruan antara Nikita Mirzani dan Antonio Dedola, serta konflik dengan sang ibu.

Sebagaimana dikutip dari akun tiktok @Rinrin, inilah kabar Laura Meizani yang disebut kebanjiran jam kerja setelah perseteruan dengan Nikita Mirzani, dan bongkar konflik antara ibunya dengan Antonio Dedola.

Setelah menyerang Nikita Mirzani dan membela Antonio Dedola, Laura Meizani Nasero Arsy atau akrab disapa Lolly dikabarkan malah banjir jam. 

Rupanya, pamor Lolly yang semakin naik membuat ia kebanjiran endorse. Bahkan, kini menjadi brand ambassador.

Jika melihat akun instagram pribadinya, Lolly memposting sejumlah produk endorse di instagram pribadinya, @1aurabd. Bukan hanya itu, Lolly pula menjadi brand ambassador sejumlah produk.

Lolly diduga sudah mulai bekerja sendiri, usai videonya yang menyerang sang ibu, Nikita Mirzani viral di media sosial imbas perseteruan dengan Antonio Dedola. Ini dilakukan, diduga untuk menyambung hidupnya.

Tak hanya itu, Lolly juga mengatakan bahwa Nikita Mirzani juga mengancamnya akan berhenti membiayai sekolahnya di London.

Baca Juga: Kontribusi MSIG Indonesia Terhadap Masa Depan Bumi

Demikian kabar yang menyebut Laura Meizani mulai kebanjiran jam kerja setelah perseteruan dengan ibunya, Nikita Mirzani. (*)

Sumber: akun tiktok @Rinrin

Load More