Mahasiswa pun menyoroti dosen yang tidak mengajar secara serius seperti hanya membicarakan masalah pribadi atau berbagi pengalam sepanjang satu semester pembelajaran. Selain itu kerap pula ditemui dosen yang tidak masuk kelas dan tentunya hal ini merugikan mahasiswa sendiri yang merupakan subjek dari pendidikan tinggi.
6. Inkonsistensi Pikiran Rektor terhadap pemberantasan pelecehan dan kekerasan seksual
Disebutkan bahwa ada niatan untuk memfungsikan Pusat Studi Gender dan Anak (PGSA) menjadi satgas pemberantasan pelecehan dan kekerasan seksual namun keberadaan dan kebermanfaatannya masih dipertanyakan. Di sini, dalam anggapan mahasiswa terdapat inkonsistensi pikiran rektor.
7. Bentuk Kerjasama UIN Bandung yang tidak berpihak terhadap kepentingan mahasiswa
Selain itu, mahasiswa pun menyoroti persoalan kerjasama kampus yang dinilai tidak berkorelasi dengan kebutuhan mahasiswanya sendiri karena tidak menjawab apa yang menjadi kepentingannya. Seperti kebutuhan sponsorship organisasi mahasiswa serta persoalan yang akan menunjang studi penelitian.
8. Tidak representatifnya Mahmud sebagai bentuk kegagapan dan kegugupannya
Diketahui, rektor UIN Bandung, Mahmud juga menjabat sebagai ketua Forum PTKIN se-Indonesia, sayangnya hal ini tidak serta merta membuat gagasan dan perubahan dibawanya untuk kebaikan bersama melainkan dalam kritikan mahasiswa hanya menjadi simbol yang berdampakannya tidak dirasakan secara nyata dan menjadi fakta.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kampus UIN Sunan Gunung Djati sendiri belum memberikan respon terhadap kritikan yang diberikan mahasiswanya. Terakhir, postingan dari Dewan Eksekutif Mahasiswa UIN Bandung telah mendapat tanggapan dari hampir 2.000 orang lebih. (*)
Baca Juga: 5 Fakta Hoaks 'Panglima TNI Dukung Anies' Berbuntut Panjang: Tim Khusus Dibentuk
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Scaloni Waspadai Pertahanan Tanjung Verde Jelang Duel Babak 32 Besar
-
DFB Dekati Jurgen Klopp Usai Nagelsmann Tinggalkan Timnas Jerman
-
Timnas Indonesia Bidik Gelar AFF Pertama, Sumardji hingga Rayhan Hannan Kompak Tebar Optimisme
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik
-
Kronologi Pertemuan Menhut dan Bupati Kuansing, Dari Amplop Sampai Alih Fungsi Hutan
-
Lebih Berat dari Tuntutan Jaksa, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu Divonis Seumur Hidup
-
Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Darurat Judi Online di Kabupaten Bogor, PCNU Deklarasikan 'Jihad Sosial' Bareng Bupati