- Kelme Indonesia mengklarifikasi insiden lepasnya nameset jersey Timnas saat FIFA Series Maret 2026 di Jakarta.
- Evaluasi internal menunjukkan masalah teknis terjadi pada proses pemasangan, mesin press, serta standar operasional prosedur.
- Kelme memohon maaf atas kejadian tersebut dan berkomitmen memperbaiki proses produksi agar kualitas jersey lebih terjaga.
Suara.com - Insiden copotnya nameset jersey Timnas Indonesia saat FIFA Series 2026 akhirnya mendapat penjelasan langsung dari pihak Kelme Indonesia.
Momen tersebut sempat menjadi sorotan publik setelah tulisan nama dan nomor punggung di jersey milik Dony Tri Pamungkas serta Ole Romeny terlihat terlepas saat pertandingan berlangsung.
CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, memastikan bahwa material dan teknologi nameset yang digunakan sebenarnya sudah dirancang khusus untuk kebutuhan pemain profesional.
"Ketika kami meluncurkan nameset memang sudah direncanakan dipakai untuk pemain. Jadi teknologi dan bahan sudah disesuaikan untuk dipakai pemain," kata Kevin di GBK Arena, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Menurutnya, Kelme memilih menggunakan bahan silikon untuk nameset jersey Timnas Indonesia karena dianggap lebih fleksibel dibanding material lain seperti vinyl atau rubber.
"Untuk nameset pemain itu pakai silicon dibandingkan vinyl atau rubber. Secara material itu lebih lentur dan bisa fleksibel untuk pemain," tambahnya.
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh pasca FIFA Series 2026 yang berlangsung pada akhir Maret lalu, Kelme menemukan bahwa persoalan utama bukan berasal dari kualitas material, melainkan proses pemasangan nameset pada jersey.
"Soal yang lagi ramai tentang nameset copot, berdasarkan yang kami telusuri ada tiga komponen. Pertama untuk nameset bisa nempel bergantung pada material jersey, terus material nameset, dan proses melakukan pressing-nya," jelas Kevin.
Kelme kemudian menyoroti adanya perbedaan performa pada mesin press yang digunakan saat pemasangan nameset. Faktor operator hingga standar operasional prosedur (SOP) juga disebut memengaruhi hasil akhir.
Baca Juga: Usai Timnas Indonesia U-17 Tundukkan China, Kurniawan Akui Tahu Cara Kalahkan Qatar
"Kami melakukan penelusuran menyeluruh sekitar satu bulan setelah FIFA Series di akhir Maret. Ada persoalan di proses pressing-nya. Soal penempelan itu bergantung juga ke mesin penempel, operator penempel, dan SOP-nya," ujar Kevin menambahkan.
Atas kejadian yang sempat viral tersebut, Kelme Indonesia menyampaikan permintaan maaf kepada publik dan para pendukung Timnas Indonesia. Mereka juga berjanji akan melakukan evaluasi agar masalah serupa tidak kembali terulang.
"Kelme sudah memberikan SOP soal temperatur 160 derajat yang ditekan 15 detik. Tapi ada satu hal yang kami lewatkan dan kami memohon maaf. Tidak semua mesin press itu sama. Satu mesin dan mesin lainnya itu perlu perlakuan yang berbeda. Kami memohon maaf terhadap hal ini."
"Kami transparan saja apa yang terlewat dari kami. Tinggal bagaimana 'apa selanjutnya?' dari Kelme untuk memperbaiki," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!