SuaraBandungBarat.id- Petugas Tim Rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berhasil mengevakuasi ribuan tawon berbahaya, Senin (23/5/2023).
Tawon tersebut bersarang di ruangan belakang sekretariat PWI KBB dan kerap kali dikeluhkan masyarakat sekitar lantaran dinilai berbahaya.
Danru Rescue 01 Damkar KBB, Alfry Genyus menjelaskan, keberadaan tawon di lingkungan masyarakat memang kerap kali menjadi salah satu penanganan yang dilakukan oleh Damkar KBB.
"Evakuasi ini merupakan satu dari ratusan penanganan terhadap keluhan masyarakat yang terganggu dengan hadirnya hewan penyengat tersebut," katanya, Selasa (23/5/2023).
Ia menambahkan, sepanjang tahun 2023 ini pihaknya telah mengevakuasi setidaknya 150 sarang tawon, ular dan binatang yang lainnya.
"Evakuasi keluhan masyarakat yang sering kami tangani itu didominasi sarang tawon dan ular," katanya.
"Penanganan evakuasi sarang tawon dan ular ini hampir rata ada di setiap Poswil Damkar di Bandung Barat.Hampir setiap malam kita tangani. Bahkan, bisa empat hingga enam lokasi setiap malam," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai bagian dari Tim Rescue 01 Damkar KBB yang menangani gangguan, seperti sarang tawon, ular dan binatang liar lainnya tentu dihadapkan dengan risiko tinggi.
"Risiko yang kami hadapi biasanya sengatan, gigitan hewan dan ketinggian dan tak menutup kemungkinan petugas bisa masuk rumah sakit saat melakukan penanganan terhadap lantaran sengatan hewan ini," katanya.
Baca Juga: KPK Dalami Aliran Dana Ke Bos Kopi Kapal Api Soal Korupsi Eks Bupati Sidoarjo
"Jenis tawon yang paling banyak ditangani di wilayah KBB ini biasanya Vespa Affinis. tawon jenis ini bakal berbahaya jika menyengat secara berkelompok, namun bila hanya satu atau dua tak akan berbahaya," imbuhnya.
Ia menyebut, pada sengatan pertama, jenis tawon ini mengeluarkan senyawa yang bisa memicu tawon lain untuk ikut menyerang.
"Efek sengatnya dari tawon bisa bengkak, diare, mual, demam hingga sesak nafas. Bahkan, tak jarang ada yang sampai meninggal dunia," katanya.
"Jadi, kalau ada komplain dari masyarakat kenapa menghubungi pagi, tindakan evakuasi sarang tawonnya malam karena malam merupakan waktu yang ideal untuk melakukan tindakan," imbuhnya.
Ia mengimbau, bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk penanganan, seperti evakuasi sarang tawon bisa menghubungi hotline Damkar KBB di 113.
"Nanti akan direspons dan diarahkan ke Poswil Damkar KBB terdekat," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret