/
Selasa, 13 Juni 2023 | 05:50 WIB
Potret Buya Yahya. (YouTube Al-Bahjah TV)

SUARA BANDUNG BARAT - Dalam kehidupan manusia musibah kadang datang bertubi-tubi tiada henti dan bahkan seolah-olah Tuhan menghinakan kita karena kita belum mengetahui hikmah atau makna dibalik musibah yang mendera.

Untuk itu karenanya, Buya Yahya dalam salah satu ceramahnya kemudian memberikan pesan cinta kepada mereka yang tengah terkena musibah.

Ia menegaskan bahwa jika ditimpa musibah bukan hanya orang yang jauh dari Allah saja, melainkan orang yang paling dicintainya pun dapat terkena musibah.

"Baginda Nabi Muhammad SAW, anaknya sayidina Ibrahim juga wafat disaat nabi masih hidup, sedih, musibah." terangnya.

"Bahkan Nabi pun pernah terlempar batu retak, gerahamnya jatuh, pinggangnya terkena tombak pernah dan (merasa) sakit," lanjut keterangan Buya Yahya.

Ia lantas memberikan penjelasan bahwa orang-orang yang kenal Allah seperti baginda Nabi dan penerusnya yang dibayangkan ketika terkena musibah adalah percaya bahwa segala sesuatunya telah diatur oleh-Nya.

"Dan dia tahu bahwasannya kehidupan bukan hanya di dunia masih ada lanjutannya nanti. Siapapun yang diuji oleh Allah di dunia lalu ia bersabar, maka ketahuilah akan Allah ganti dengan kebahagiaan nanti di akhirat," tegas Buya Yahya.

"Pantang bagi Allah memberikan sakit dua kali bagi hambanya yang beriman, kalau sudah sakit di dunia di akhirat akan bahagia," papar pimpinan ponpes Al Bahjah ini.

Tetapi ia pula memberi kabar mengerikan, "Jika orang tidak beriman, naudzubillah, disaat mendapatkan musibah di dunia maka ketahuilah itu adalah mukadimah siksa nanti di akhirat" pungkasnya. (*)

Baca Juga: Ini Resiko Besar Saat Kamu Sering Berhubungan Badan di Air

Load More