/
Rabu, 14 Juni 2023 | 10:37 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (ANTARA/HO-Humas Pemda Jawa Barat)

SUARA BANDUNG BARATGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menghadiri Silaturahmi bersama elemen masyarakat pertanian Jawa Barat yang bertempat di Sambilalu Hidroponik Farm, Kabupaten Ciamis, Senin (12/6/2023). 

Silaturahmi tersebut dihadiri oleh kelompok petani, petugas pengendali organisme pengganggu tumbuhan (POPT), dan penyuluh pertanian.

Ridwan Kamil memberikan apresiasi dengan tanda kehormatan satyalancana wira karya untuk seluruh masyarakat pertanian Jawa Barat.

"Lencana itu bukan buat saya. Tapi, buat penyuluh pertanian, buat petugas POPT. Jadi, tidak ada hidup sendirian, semua hidup ini kerja bersama seperti sepak bola," ujar Ridwan Kamil dikutip dari web resmi jabarprov, pada Senin (12/06/2023).

Satyalancana wira karya ini merupakan tanda kehormatan yang diberikan Pemerintah Republik Indonesia kepada warganya.

Terkhusus yang telah memberikan darma bakti besar kepada negara dan bangsa Indonesia sehingga dapat menjadi teladan bagi orang lain.

Ridwan Kamil memperkenalkan Kabupaten Ciamis sebagai pusat hidroponik di Jawa Barat untuk masa depan. 

Hal ini terlihat dengan kemajuan pertanian di Kabupaten Ciamis berkembang dengan baik. 

Kabupaten Ciamis terbukti mempunyai pertanian untuk masa depan Jawa Barat dengan mendapatkannya satyalancana wira karya.

Baca Juga: Pelatih Timnas Palestina Terharu Indonesia Sumbang 10 Persen Penjualan Tiket untuk Negaranya

"Tanah Jabar subur. Jadi saya ingin deklarasikan di sini, Ciamis menjadi pusat pertanian hidroponik terbaik, terbesar, di dunia. Bismillah kita mulai hari ini. Semangat," pungkas Ridwan Kamil

Ridwan Kamil menjelaskan bahwa pihaknya telah menganggarkan dana untuk pupuk organic gratis untuk tahun 2024 mendatang. 

Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan Pemerintah daerah Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat pertanian di Jawa Barat

"Intinya sampaikan salam Jabar berprestasi, Ciamis berprestasi mendapat penghargaan dari Presiden. Kerja dari semua petani, penyuluh dan juga POPT, dari yang muda-muda supaya gemah ripah, repeh, rapih," ucap Kang Emil. (*)

Load More