SUARA BANDUNG BARAT - Belum resmi jadi Presiden, Anies Baswedan malah diduga tersandung korupsi dana formula E. Berikut adalah faktanya.
Bakal calon Presiden Republik Indonesia dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi penyelenggaraan Formula E oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menpolkumkam) Mahfud MD.
Rumor tersebut dihembuskan melalui unggahan akun YouTube Charta Politik sebagaimana kami kutip pada Rabu (14/6/2023).
Dengan sampul video yang menyebut bahwa Mahfud MD sudah angkat bicara mengenai kasus Formula E. Dinarasikan juga bahwa menpolkumkam ini telah menetapkan mantan gubernur DKI Jakarta tersebut sebagai tersangka korupsi.
Video berjudul, "SAH!!! Ditetapkan Hari Ini, Anies Jadi Tersangka Korupsi Formula E!!!??" Dengan bagian sampul menarasikan, "Breaking News. MAHFUD MD ANGKAT BICARA SAH HARI INI ANIES JADI TERSANGKA KORUPSI FORMULA E,".
Sontak saja video tersebut menuai kontroversi dan tanda tanya, terutama tentang kebenaran isi berita di dalamnya.
Untuk itu, kami menelusuri lebih dalam kebenaran video tersebut dan ditemukan tidak ternyata tidak terdapat keselarasan antara judul, thumbnail dan isi video.
Alih-alih mengabarkan tentang ditetapkannya mantan menteri pendidikan tersebut, video malah membahas tadinya terhadap Mahfud MD yang disebut telah membujuk Presiden Jokowi untuk menjadikan Anies sebagai tersangka kasus korupsi.
Hal ini dimaksudkan agar Anies Baswedan yang digadang-gadang akan maju sebagai Capres 2024 melalui koalisi Perubahan yang terdiri dari Nasdem, Demokrat dan PKS untuk dijegal sehingga tidak jadi dicalonkan.
Baca Juga: Jadi Bandar Sabu, Ketua RT Berinisial EM di Kelurahan Bungur Jakarta Pusat Ditangkap Polisi
Dalam tudingan itu, Mahfud telah membantah dan menegaskan bahwa tak ada jajaran kabinet yang memberikan laporan terhadap Jokowi mengenai Anies, apalagi jegal-menjegal terkait Capres.
Maka dapat disimpulkan video tersebut yang menyebut Mahfud MD sudah berbicara dan menetapkan Anies sebagai tersangka adalah berita yang tidak benar, menyesatkan dan hoaks.
Jika memang benar, maka Komisi Pemberantasan Korupsi tentunya akan melakukan siaran pers terkait hal tersebut. Tetapi, nyatanya tidak. (*)
Sumber: YouTube Charta Politik
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Jauhi Cicilan, Ini 4 Motor Rare Kawasaki Cocok untuk Pelajar Stylish tapi Low Budget Mulai 4 Jutaan
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier
-
Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap