SUARA BANDUNG BARAT- Sebanyak 1,3 juta orang warga Kabupaten Bandung Barat ditetapkan masuk sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2024 mendatang oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB.
Ketua KPU KBB, Adie Saputro menjelaskan, sebanyak 1.317.866 orang warga KBB masuk dalam DPT pada pemilu 2024 mendatang terdiri dari 651.109 pemilih perempuan dan 666.757 pemilih laki-laki.
"Sebanyak 5.396 orang merupakan kelompok disabilitas terdiri dari 2.319 disabilitas fisik, 1.201 disabilitas mental, 597 disabilitas netra, 404 disabilitas intelektual, 553 disabilitas wicara, dan 322 disabilitas rungu," katanya, Rabu (5/7/2023).
Ia menambahkan, terdapat banyaknya pemilih kaum disabilitas pihaknya bakal menyiapkan TPS yang ramah bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat berkebutuhan khusus.
"Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan dalam proses pemilu di tahun 2024 mendatang," katanya.
"Kita tentu mempertimbangkan aksesibilitas, SDM penyelenggaraan pemilu, serta alat-alat pendukung seperti surat suara braille bagi kelompok tunanetra," imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya berupaya maksimal agar ketersediaan TPS mudah diakses oleh masyarakat berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, TPS harus tersedia di tempat yang mudah dijangkau.
"Pertama kita upayakan TPS mudah diakses bagi kelompok disabilitas fisik. Jadi kita sarankan gak di Medan yang sulit," katanya.
"Kalau pun itu terpaksa, petugas harus menjamin bahwa warga kebutuhan khusus tetap bisa sampai ke TPS," tegasnya.
Baca Juga: 5 Drama Terbaru Ji Chang Wook, Aktor Korea yang Hari Ini Ultah ke-36
Ia menyebut, pihaknya memperbolehkan pihak keluarga menemani penyandang disabilitas hingga bilik suara dengan menunjukkan bukti surat pendamping.
"KPU Bandung Barat tengah memetakan jumlah kelompok disabilitas di 5.088 TPS. Terutama kelompok disabilitas netra sebagai rujukan jumlah surat suara braille," katanya.
"Untuk surat braille minimal kami sediakan 1 tiap TPS. Nanti kami akan petakan TPS mana yang jumlah kelompok netra banyak, kalau sudah dikantongi jumlahnya, surat suara braille nanti kita tambah," jelasnya.
Ia menyebut, jumlah DPT pada pemilu 2024 mendatang ini naik 10,7% jika dibandingkan dengan dari jumlah pemilih Pemilu 2019 lalu.
Kenaikan tersebut diketahui melalui proses sinkronisasi data pemilih dengan melakukan penelitian terhadap data NIK ganda, data pemilih pindah tempat, data pemilih yang berada di luar negeri serta data kematian pemilih.
"Selain itu data masukkan data pemilih baru yang berasal dari pensiunan TNI/POLRI. KPU KBB pun telah mengolah Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang diberikan Kementerian Dalam Negeri sebagai pijakan dalam pemutakhiran data pemilih," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal
-
Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD
-
Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra
-
Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik
-
Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026
-
Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA