SUARA BANDUNG BARAT- Ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Bandung Barat mengikuti kegiatan Gala Siswa Indonesia (GSI) cabor Sepakbola.
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan (Disdik) KBB tersebut dilaksanakan di Stadion B Soewito Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) Padalarang, Rabu (5/7/2023).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) KBB, Asep Dendih mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian dari Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang dilaksanakan secara berjenjang.
"Pertandingan sepak bola ini juga sekaligus sebagai ajang seleksi untuk maju ke tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar)," katanya saat ditemui, Rabu (5/7/2023).
Ia menambahkan, dalam kegiatan GSI cabor sepakbola tersebut pihaknya menyediakan piala bergilir Bupati Bandung Barat.
"Hasil seleksi ini akan kita kirimkan ke pertandingan GSI tingkat Jabar bulan Agustus mendatang," katanya.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya mengapresiasi jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) KBB lantaran event ini menjadi sarana mencari bibit atlet sepakbola masa depan.
"Ini (event GSI) sejalan dengan visi misi Pemkab Bandung Barat dalam mewujudkan sumberdaya manusia yang unggul dan sehat," katanya.
"Tentu dengan harapan kedepan bisa muncul bibit olahraga yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat," imbuhnya.
Baca Juga: Profil Lothar Matthaus, Legenda Jerman yang Digadang Jadi Calon Dirtek PSSI yang Baru
Ia menyebut, Pemkab Bandung Barat menyediakan bonus bagi para atlet yang berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
"Pemerintah daerah juga tak akan tanggung tanggung bagi mereka yang berprestasi. Insya Allah kita terus berkomitmen mendukung," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026