Suara Bandung Barat - Niat hati ingin berhenti namun susah, berikut adalah tips agar dapat berhenti menonton film porno.
Karena berhenti dari kecanduan menonton film dewasa barangkali menjadi hal tersulit dilakukan.
Apalagi jika Anda telah terbiasa menontonnya, rasa kepuasan yang ditimbulkannya menggairahkan seksual seorang manusia.
Untuk itu, Ustaz Adi Hidayat (UAH) menganjurkan bagi mereka yang ingin berhenti untuk segera melakukan tobat.
Dalam KBBI tobat diartikan sebagai sadar dan menyesal akan dosa (perbuatan yang salah atau 'jahat' dan berniat akan memperbaiki tingkah laku dan perbuatan.
"Tobat itu dilakukan (oleh) orang yang terinfeksi keburukan" ujar ustaz kondang tersebut.
Ia pun menerangkan tentang bahwa ternyata selain narkoba yang berbahaya juga adalah pornografi.
"Pornografi itu begitu seseorang kemudian menggunakan fungsi pandangannya untuk melihat tayangan seperti itu (tidak senonoh) langsung rusak fungsi otaknya," terangnya lanjut.
Terkadang, menurutnya pula menginfeksi seorang pengidapnya lebih berbahaya jika dibandingkan dengan narkoba.
Baca Juga: 4 Efek Samping Mengonsumsi Labu Siam, Salah Satunya Bisa Timbulkan Alergi
"Makanya, ketika orang belum melihat itu (konten pornografi) kemudian melihatnya, maka bayangannya itu (konten pornografi di otaknya) lama" paparnya lebih lanjut sebagaimana kami kutip dalam kanal YouTube Jejak Wali.
Ia pun menambahkan meskipun telah berusaha untuk dipalingkan, bayangan tentang konten pornografi itu akan tetap membayangi ingatannya.
"Dan kalau Anda ingin menghilangkan hal tersebut karena perilaku yang dihasilkannya jadi buruk ke pola hidup, tubuh dan lain macam," paparnya.
"Maka, tinggalkan itu dan sesalkan. Lihatlah kepada sesuatu yang baik-baik, jika Anda sering melihat hal-hal baik Anda akan alergi melihat hal-hal yang kurang baik, dan itu rumusnya" pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
Terkini
-
Ole Romeny Terancam Dicoret Timnas Indonesia Akibat Minim Menit Bermain dan Mandul di Oxford United
-
Rajanya Penyelamatan! Emil Audero Resmi Jadi Kiper Sibuk dan Terbaik di Serie A Italia
-
Membedah Obsesi Manusia dalam Novel Annie Bot Karya Sierra Greer
-
ASN Banten Masuk Jam 06.30 Selama Ramadan, Pulang Lebih Awal
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
4 Pelembap Red Algae untuk Kulit Lebih Kenyal dan Kencang Sepanjang Hari
-
Deretan Aktor Muslim yang Ternyata Miliki Keturunan Tionghoa
-
Link Resmi Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H, Awal Puasa Segera Diumumkan!
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru