Suara Bandung Barat - Bagi penggemar Spongebob Squarepants, mungkin sudah tak asing akan serial kartun dari perusahaan Nickelodeon yang satu ini. Animasi ini masih tayang hingga saat ini di sebuah saluran televisi, GTV.
Spongebob Squarepants, yang dikenal banyak penggemar sebagai serial kartun produksi perusahaan Nickelodeon ini yang lucu serta banyak digemari oleh berbagai kalangan ini, baik muda atau pun tua.
Namun, serial kartun anak-anak yang satu ini ternyata tidak hanya dapat menghibur banyak penonton kalangan anak kecil saja. Spongebob Squarepants juga terdapat kata-kata bijak yang dapat bermakna bagi kehidupan sehari-hari.
Hal ini misalnya dibagikan oleh salah satu akun tiktok petjuangReceh yang menghimpun berbagai kata-kata bijak koki di Bikini Buttom ini.
Berikut ini ada sepuluh kata-kata bijak dari Spongebob Squarepants yang dapat bermakna bagi kehidupan kita.
1. “Aku jelek dan aku bangga”-Spongebob Squarepants.
Kata-kata dari sahabatnya Patrik si bintang laut ini menyadarkan kita tentang penerimaan diri sendiri. Tentang ketaksempurnaan yang kita terima sebagai sesuatu anugerah dan ketetapan Tuhan yang mahaesa, untuk itu harus tetap bangga meskipun kata orang, paras kita pas-pasan dan biasa aja.
2. “Ingat, menjilat grendel pintu adalah illegal di planet lain”- Spongebob Squarepants.
Kata ini dapat dimaknai secara kiasan jika menjilat sesuatu dalam artian mencari perhatian dari apa yang dimiliki oleh orang lain adalah sesuatu yang tak lazim diperbuat oleh manusia di bumi, bahkan mungkin di planet lain.
Baca Juga: Deklarasi Dukung Prabowo Di Pilpres 2024, Relawan Bepro Sasar Suara Milenial Hingga Gen Z
3. “Patrick, jika memiliki banyak uang membuatku lupa bahwa kau adalah temanku, maka aku tidak ingin mempunyai uang”- Spongebob Squarepants.
Artinya, ada sesuatu yang lebih hakiki dalam kehidupan ini yaitu bukan hanya sekadar uang yang ternyata selembar kertas namun selalu dikejar dan diperebutkan. Namun, kebersamaan bersama sahabat dan orang tercinta lainnya juga merupakan sesuatu yang lebih bermakna dari apapun.
4. “Satu untuk semua!”-Spongebob Squarepants
Terkesan seperti jargon salah satu televisi swasta tanah air, atau seperti ajaran Karl Marx tentang kepemilikan bersama. Namun jangan salah, dari kata-kata ini muncul satu pemaknaan berarti bahwa dalam setiap apa yang kita punya ternyata ada hak orang lain di dalamnya.
5. “Semua adil dalam cinta dan perang”- Spongebob Squarepants.
Setiap keadilan mempunyai tempat masing-masingnya, karena memang adil adalah menempatkan sesuatu
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Comeback Lewat Film Desember Jani, Sigi Wimala Juga Siap Rilis Novel
-
Daftar Harga Mobil Listrik BYD April 2026, Mulai Rp199 Jutaan
-
Apakah Motor Listrik Bayar Pajak Tahunan? Cek Besarannya
-
Wisuda Bukan Garis Finis: Nasib Lulusan Baru di Pasar Kerja yang Tak Pasti
-
Iqbaal Ramadhan Kembali Jadi Produser Eksekutif, Fokus Bikin Film Bagus Ketimbang Kejar Cuan
-
Review Film Nobody: Petualangan Monster Kecil yang Lucu dan Menginspirasi
-
Perempuan Bergaun Merah dan Jejak di Pos Satpam
-
Sempat Ngibrit, Reza Arap Bilang Begini soal Dijodohkan dengan Fuji
-
Stafsus Menag Minta Kanwil Kemenag dan FKUB Bantu Tuntaskan Polemik POUK Tesalonika Teluknaga