/
Jum'at, 21 Juli 2023 | 18:56 WIB
Kenapa Vagina Mendadak Kentut? Ternyata Ini Nih Penyebabnya Bund... (Freepik/wayhomestudio)

SUARABANDUNGBARAT - Kenapa Vagina Mendadak Kentut? Ternyata Ini Nih Penyebabnya Bund...

Vaginal flatus, yang umumnya disebut "kentut vagina" atau "vaginal gas," adalah kejadian ketika udara atau gas terlepas dari vagina, menciptakan bunyi yang seringkali dianggap sebagai kentut.

Meskipun topik ini masih dianggap tabu, penelitian ilmiah telah memperjelas fenomena ini.

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme dan penyebab vaginal flatus berdasarkan bukti ilmiah yang ada.

Anatomi Vagina dan Struktur Sekitar Vagina merupakan saluran elastis yang menghubungkan serviks rahim ke vulva.

Dikelilingi oleh otot-otot panggul dan dinding vagina, daerah ini berhubungan erat dengan organ-organ sekitarnya seperti usus besar, usus kecil, dan kandung kemih.

Mekanisme Vaginal Flatus Vaginal flatus terjadi ketika udara terjebak di dalam vagina dan dikeluarkan melalui saluran tersebut.

Udara ini dapat masuk ke dalam vagina melalui beberapa cara, termasuk penetrasi seksual, gerakan tubuh yang menyebabkan udara tertelan, atau masuknya udara melalui celah-celah kecil di sekitar daerah panggul.

Faktor-faktor Pemicu Vaginal Flatus Beberapa faktor dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya vaginal flatus, antara lain:

Baca Juga: Vagina Istri Melebar Diakibatkan Sering Berhubungan Badan? Ini Dia Penjelasannya...

a. Hubungan Seksual: Aktivitas seksual tertentu dapat menyebabkan udara terjebak di dalam vagina dan keluar saat bergerak atau mengganti posisi tubuh.

b. Melahirkan: Proses persalinan bisa mengubah struktur dan elastisitas otot-otot panggul, sehingga mempengaruhi terjadinya vaginal flatus.

c. Olahraga: Beberapa gerakan tubuh saat berolahraga tertentu dapat menyebabkan masuknya udara ke dalam vagina.

d. Perubahan Hormon: Perubahan hormon, seperti menopause, juga bisa mempengaruhi kekencangan otot-otot panggul.

Pencegahan dan Penanganan Vaginal flatus biasanya tidak berbahaya dan merupakan hal yang normal.

Namun, beberapa langkah dapat membantu mengurangi kejadian ini, termasuk latihan kegel untuk menguatkan otot-otot panggul, menghindari makanan yang menyebabkan penumpukan gas, dan berkomunikasi terbuka dengan pasangan tentang ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama hubungan seksual.(*)

Load More