/
Sabtu, 22 Juli 2023 | 20:55 WIB
Ilustrasi sopir taksi online. Dua wanita muda berinisial NA dan NP, membuat seorang sopir taksi online tak berdaya. (Pexels/Jackson David)

SUARA BANDUNG BARAT - Duh gak tahan! Dua wanita bikin pengemudi taksi online di Cianjur kewalahan, awalnya minta ke tempat sepi.

Dua wanita muda berinisial NA dan NP, membuat seorang sopir taksi online tak berdaya. 

Keduanya yang berlagak sebagai penumpang taksi online, merencanakan mengajak sopir ke tempat sepi.

Dan setelah itu hal yang tak dinginkan pun terjadi. Sopir taksi online, Genfintrise (45) benar-benar dibuat tak berdaya oleh NA dan NP.

Dari dari informasi yang didapat NA yang masih berusia 18 tahun dan NP berusia 17 tahun merencanakan hal yang tak diduga lantaran terdesak masalah uang.

Informasi yang didapat dari kepolisian, kedua wanita ABG itu awalnya berpura-pura menjadi penumpang.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur, Iptu Tono Listianto mengatakan, kedua wanita yang mengaku membutuhkan uang akhirnya melakukan pembegalan pada sopir taksi online, Genfintrise.

Dua perempuan pelaku begal taksi online asal Bogor ini melakukan penikaman pada pengemudi taksi online hingga mengalami sejumlah luka tusuk pada Jumat, 21 Juli 2023. 

Masing-masing tersangka NA (18) adalah warga Kecamatan Haurwangi, dan NP warga Kabupaten Bogor. Mereka kompak menjadi begal pengemudi taksi online.

Baca Juga: 6 Cara Mencerahkan Selangkangan Secara Alami: Dijamin Langsung Kinclong dengan Bahan Murah Meriah

Diceritakan Tono, NA dan NP meminta Genfintrise berhenti di tempat sepi, tapi sang pengemudi menolaknya.

Lantaran korban menolak berhenti, kedua pelaku lantas melakukan aksi penikaman. Lantaran sudah tak berdaya, korban meminta tolong kepada warga di dekat Pasar Cibeber.

Korban ditikam berkali-kali oleh pelaku yang memang sudah merencanakan pembegalan lantaran membutuhkan uang cepat.

"Korban ditolong warga lalu dibawa ke rumah sakit," ucapnya Toni pada Sabtu 22 Juli 2023.

Sementara kedua pelaku yang masih ada di dalam mobil langsung diamankan polisi lantaran takut diamuk warga. Mereka berdua langsung dibawa ke Mapolsek Cibeber dan diserahkan ke Mapolres Cianjur.

"Korban awalnya mendapat penumpang dari Cianjur ke Cibeber. Saat itu korban tak curiga karena gelagat keduanya seperti penumpang biasa," ujarnya.

Load More