- Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran obat keras berbahaya di Jakarta pada Senin, 2 Februari 2026.
- Polisi mengamankan tiga tersangka berinisial S, MY, dan AG, serta menyita total 21.000 butir obat keras dan psikotropika.
- Penangkapan dilakukan di Jakarta Timur (Cipayung) dan Jakarta Selatan (Kebayoran Lama), lalu pengembangan kasus dilakukan intensif.
Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar jaringan peredaran obat keras berbahaya di Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Dari pengungkapan ini, polisi menyita total 21.000 butir obat keras dan mengamankan tiga tersangka.
Ketiga tersangka masing-masing berinisial S (37), MY (22), dan AG (30). Mereka ditangkap di lokasi berbeda dalam operasi yang digelar pada Senin, 2 Februari 2026.
Kanit 2 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Denny Simanjuntak menjelaskan pengungkapan bermula sekitar pukul 19.00 WIB, saat pihaknya melakukan pemantauan dan penggeledahan di sebuah toko sembako di Jalan Mabes TNI, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.
Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan AG (30) beserta sejumlah obat keras yang diduga diedarkan tanpa izin.
Tak berhenti di situ, petugas kemudian mengembangkan kasus tersebut dengan menggerebek sebuah rumah kontrakan yang diduga dijadikan gudang penyimpanan obat-obatan.
Di lokasi ini, polisi kembali menemukan stok obat keras dalam jumlah besar.
Pada hari yang sama sekitar pukul 21.00 WIB, tim Ditresnarkoba kembali melakukan penindakan di sebuah toko obat di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan dua tersangka lainnya, yakni S (37) dan MY (22), berikut barang bukti obat-obatan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Usut Skandal Perusahaan Tambang Nikel, Dugaan Pengalihan Saham Tanpa RUPS
"Ketiga pelaku ini kami amankan beserta dengan barang bukti obat obatan dalam daftar G dan Psikotropika dengan total berjumlah 21 ribu butir," ungkap Denny kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).
Saat ini, ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Mereka hingga kekinian juga masih diperiksa intensif untuk mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih besar lagi.
Berita Terkait
-
Polda Metro Jaya Usut Skandal Perusahaan Tambang Nikel, Dugaan Pengalihan Saham Tanpa RUPS
-
Pandji Datangi Polda Metro Jaya, Klarifikasi Lima Laporan soal Pertunjukan Mens Rea
-
Tak Masuk Kerja Berhari-hari, PPPK Rumah Sakit Ditemukan Tewas, Polisi: Jasad Mulai Menghitam
-
Sabu 1,04 Kg Gagal Edar di Kemayoran, Polda Metro Tangkap Sosok Perempuan Ini di Pinggir Jalan!
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
Terkini
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah
-
WN Irak Bunuh Cucu Mpok Nori di Cipayung, Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Jeritan Pengelola Terminal Kalideres: Kalah Telak dari Terminal Bayangan, Rugi Hingga Miliaran!
-
Diperiksa 3 Jam, Eks Menag Gus Yaqut Ogah Beberkan Materi Pemeriksaan: Saya Capek
-
Polisi Ringkus Direktur dan Manajer Operasional White Rabbit Usai Terlibat Peredaran Ekstasi
-
Rekaman3Menit Terakhir Ungkap Penyebab Tragis Kecelakaan Pesawat Air Canada di New York
-
Anggota Polresta Yogyakarta Meninggal Dunia saat Bertugas Lebaran, Diduga Akibat Kelelahan
-
Targetkan 675 Ribu Pengunjung, Kawasan Malioboro Masih Dipadati Ribuan Wisatawan pada H+4 Lebaran
-
Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Langsung Suspend Satu SPPG dan Beri Peringatan Keras