SUARABANDUNGBARAT - Berdasarkan hasil tes kesehatan dan wawancara, terjadi dua versi pengumuman calon anggota Bawaslu Magetan yang menimbulkan kebingungan. Setiap versi menyajikan 10 nama calon, namun terdapat perbedaan di antara keduanya.
Tertera dalam versi pertama adalah daftar 10 nama, di antaranya Ahmad Farid Iksan, Yuniar Jamil Syahris Bakhri, Shodik Ahmad Almabudin, Muhammad Kilta Adi Nugroho Syaifullah, Moh. Ramzi, Purwanto, Nur Salam, Eka Juwita Haryani, Arif Purnomo, dan Abdul Aziz Nurul Huda.
Tim Seleksi yang terdiri dari Moch Bakhtiar, Erry Purwaka Widiyanta, Singgih Manggalou, Fery Diantoro, dan M. Syarif Thoyib menandatangani dokumen versi pertama pada tanggal 31 Juli 2023 dengan penulisan tanggal dan bulan secara manual.
Sementara itu, versi kedua juga memuat 10 nama yang sebagian besar sama dengan versi pertama.
Namun, terdapat perbedaan dimana nama Abdul Aziz Nurul Huda tidak ada, dan nama Rahmat Efendi menggantikan posisinya di urutan ke-10.
Dokumen versi kedua ditandatangani oleh kelima anggota tim seleksi pada 31 Juli 2023, dengan tanggal dan bulan yang diketik.
Erry Purwaka Widiyanta, Ketua Tim Seleksi Zona 7 Jawa Timur yang mencakup wilayah Tulungagung, Trenggalek, Magetan, Ngawi, Ponorogo, dan Pacitan, membantah adanya manipulasi dalam proses tes.
Dia mengakui adanya kendala pada server yang mempengaruhi penyampaian hasil pengumuman.
"Ketika kami sedang menangani Kabupaten Magetan, kami menghadapi masalah pada server. Hingga pagi hari, server belum berjalan dengan lancar. Kemudian pada Selasa, 1 Agustus 2023, server kembali berfungsi normal dan seluruh dokumen dipindai," ungkapnya pada Rabu, 2 Agustus 2023.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Rasendriya Albinakhlah Sumbang Emas Pertama Kota Solo di Porprov XVI/2023 Jateng
Erry menjelaskan bahwa sebelum server mengalami masalah, pihak pansel sempat mengunggah dokumen pertama, namun ternyata terjadi kesalahan. Oleh karena itu, dokumen kedua diunggah untuk menggantikan yang sebelumnya.
Namun, ketika dokumen kedua hendak diunggah, terjadi gangguan pada server yang menyebabkan penundaan hingga sore hari. Akhirnya, setelah server pulih, dokumen kedua dapat diunggah.
Karena masalah tersebut, khusus untuk Kabupaten Magetan, tanda tangan dan tanggal pada dokumen tidak langsung ditulis oleh tim seleksi, melainkan dihasilkan dari proses pemindaian dokumen.
"Keterlambatan pengumuman akibat masalah server. Proses seleksi calon anggota Bawaslu Magetan tetap dilakukan sesuai prosedur yang berlaku," tegasnya.
Tahapan berikutnya, 10 nama calon anggota yang tercantum dalam dokumen kedua akan mengikuti uji kepatuhan atau fit and proper test pada tanggal 2 hingga 8 Agustus 2023 di Kota Surabaya. Dari 10 calon tersebut, akan dipilih 5 orang anggota Bawaslu oleh pihak Bawaslu RI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun
-
Kemkomdigi Siapkan Aturan Baru: Wajib Cantumkan Nomor Telepon Saat Daftar Media Sosial
-
10 Film Dokumenter yang Tayang di Netflix Mei 2026, Didominasi Kisah Sepak Bola dan Olahraga
-
Membenahi Percaya Diri di Buku Mind Platter: Kenapa Kita Takut Bersinar?
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Misteri Masjid Al Afghani Sukabumi: Habiskan Rp3,6 Miliar APBD, Kini Mangkrak dan Dipenuhi Ilalang
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Chef Arnold Naikkan Harga Menu Restorannya karena Dolar, Kena Cibir: Kritik Dong Orang Pilihan Lu!