- Menkomdigi Meutya Hafid merencanakan kebijakan wajib registrasi nomor telepon bagi pengguna media sosial di Indonesia.
- Rencana tersebut disampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI di Jakarta pada Senin, 18 Mei 2026.
- Kebijakan ini bertujuan meningkatkan akuntabilitas pengguna serta menekan penyebaran hoaks dan kejahatan di ruang digital.
Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tengah menyiapkan terobosan baru untuk meningkatkan akuntabilitas di ruang siber.
Menkomdigi, Meutya Hafid, mengungkapkan pihaknya sedang menggodok regulasi yang mewajibkan setiap pengguna media sosial untuk mendaftarkan nomor telepon mereka guna memastikan identitas yang jelas.
Rencana tersebut disampaikan Meutya dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5/2026).
"Kami melaporkan terkait rencana reregistrasi terhadap pengguna media sosial dengan memberikan akuntabilitas. Kalau saat ini itu sifatnya tidak wajib untuk memberikan nomor telepon, ini yang sedang kita godok juga," ujar Meutya.
Menurut Meutya, kebijakan ini bertujuan agar setiap individu bertanggung jawab atas setiap unggahan maupun komentar yang mereka tayangkan di platform digital.
Dengan adanya identitas yang terverifikasi, celah bagi penyebaran hoaks, perundungan siber, maupun kejahatan digital lainnya diharapkan dapat ditekan.
"Bagaimana agar orang ketika masuk ke sosial media wajib menaruh nomor teleponnya sehingga identitasnya jelas, sehingga mereka menjadi akuntabel atau bertanggung jawab terhadap tulisan-tulisan yang juga ditayangkan," tegasnya.
Kendati begitu, Meutya menekankan bahwa kebijakan ini tidak akan diambil secara sepihak.
Pemerintah akan melakukan konsultasi publik terlebih dahulu untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan terkait.
Baca Juga: Instagram Luncurkan Instants, Fitur Foto Rahasia Mirip BeReal yang Langsung Masuk DM
Selain kewajiban nomor telepon, Kemkomdigi juga akan memperkuat sistem verifikasi melalui Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSRE).
"Identitas digital yang telah terverifikasi melalui PSRE juga kita kuatkan," katanya.
Berita Terkait
-
Jebakan Asmara Digital: Mengapa Love Scamming Harus Membuka Mata Hati Kita
-
Upaya Saya Merebut Kembali Makna Membaca di Tengah Gempuran Distraksi
-
Instagram Luncurkan Instants, Fitur Foto Rahasia Mirip BeReal yang Langsung Masuk DM
-
Mengapa Menonton Film 'Pesta Babi' dan Membagikannya di Medsos Tidak Akan Mengubah Apa pun
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Akui Sakit Gigi di Depan Hakim, Noel Ebenezer Minta Izin ke Dokter Setelah Sidang
-
Pertama Kali, Dompet Dhuafa Hadirkan Program Kurban Unta pada THK 1447 H
-
Akan Dengar Tuntutan Jaksa, Noel Ebenezer Ngaku Deg-Deg Ser: Ada Rasa Takut
-
Ngeluh Sakit Gigi Jelang Sidang Tuntutan Kasus Pemerasan K3, Noel: Muka Kayak Digebukin Tahanan!
-
KPAI Catat 2.144 Korban Keracunan MBG dalam 4 Bulan, Penyebab E. Coli hingga Bahan Tak Segar
-
Komnas HAM Sebut Kasus Daycare Little Aresha Bukan Pelanggaran HAM Berat
-
Sekolah Rakyat Brebes Mulai Jalan Juni, Wamensos Minta Penjangkauan Siswa Tepat Sasaran
-
BKT Jadi Incaran! Lampu Jalan Terus Dicuri, Sudin Bina Marga Jaktim Sampai Minta Bantuan Satpol PP
-
Studi Ungkap Polusi Batubara Diam-Diam Kurangi Produksi Energi Surya Global, Mengapa Bisa?
-
Marak Aksi Begal, Sahroni Minta Semua Polda Harus Tindak Tegas: Tembak di Tempat!