SUARABANDUNGBARAT - Kisah Horor di Gunung Lawu: Apa yang terjadi pada Malam 1 Suro pada Segerombolan Pendaki ini?.
Gunung Lawu, dengan ketinggian mencapai 3.625 meter di atas permukaan laut, adalah salah satu destinasi pendakian yang menarik di Indonesia.
Terletak di antara tiga kabupaten yaitu Karanganyar, Ngawi, dan Magetan, Gunung Lawu memiliki tiga puncak: Hargo Dalem, Hargo Dumiling, dan Hargo Dumilah, dengan yang terakhir menjadi puncak tertinggi. Namun, di balik pesona alamnya, gunung ini juga menyimpan berbagai kisah horor dan pengalaman misterius yang mengejutkan para pendaki.
Salah satu kisah menyeramkan berasal dari sekelompok pemuda yang pernah mendaki Gunung Lawu pada malam satu Suro.
Hari tersebut memiliki makna mistis dalam budaya Jawa, namun kelima pemuda ini tampaknya mengabaikan pantangan-pantangan yang ada di gunung ini, termasuk larangan berjumlah ganjil, sombong, dan berniat buruk. Mereka mulai mendaki pada jam 3.30 sore dengan harapan mencapai puncak sebelum tengah malam.
"Saat itu mereka tidak memperdulikan pantangan yang ada di Gunung itu... mereka melanggar pantangan ini. Ternyata waktu itu mereka mulai mendaki sekitar jam 3.30 sore dengan harapan bisa nyampe ke puncak itu sebelum tengah malam," kata narasumber dari video YouTube Nadia Omara.
Pada perjalanan mereka, mereka menemui sebuah burung jalak dengan bulu warna gading yang tidak lazim.
Dalam tradisi, burung jalak sering kali dianggap sebagai petunjuk atau pertanda, dan dalam hal ini, mereka diarahkan untuk menyapa burung tersebut. Namun, langkah-langkah kelima pemuda ini diikuti dengan pengalaman-pengalaman menyeramkan.
"Saat Solo itu juga temannya yang menyusul tadi yang satu orang tadi nyuruh naik duluan itu juga berkumpul di sana. Terus, salat bareng, istirahat bentar. Terus mereka memutuskan untuk melanjutkan perjalanan," tambah narasumber.
Baca Juga: Kisah Horor Gunung Ciremai: Suara Gamelan Bikin Merinding Para Pendaki
Pada saat perjalanan mereka menuju pos 4, mereka mendengar suara auman harimau yang keras, diikuti dengan hujan deras yang turun. Meskipun demikian, mereka tetap berjalan, bahkan meski jalan menjadi licin dan sulit dilalui. Suasana semakin mencekam saat mereka mendengar suara perempuan yang mencemaskan. Suara ini makin terasa jelas ketika mereka mencoba menghubunginya.
Namun, setelah sampai di pos 5 dan bertemu dengan dua teman yang terpisah, cerita misterius semakin terungkap.
Dua teman tersebut mengaku telah disesatkan oleh petunjuk dari seorang laki-laki tua, yang mengarahkan mereka menuju jalan yang salah, yang ternyata menuju ke sebuah goa. Hanya berkat pertolongan seorang pendaki turun, mereka berhasil kembali ke jalur yang benar.
Dalam cerita-cerita horor Gunung Lawu, ada penekanan pada pelanggaran-pelanggaran terhadap pantangan serta interaksi dengan makhluk-makhluk gaib, yang diyakini menjadi penyebab terjadinya pengalaman-pengalaman misterius dan menakutkan bagi para pendaki.
Meskipun mitos dan kisah-kisah ini mungkin tidak memiliki bukti ilmiah yang mengkonfirmasi kebenarannya, mereka tetap menjadi bagian dari warisan budaya dan pengalaman yang membuat pendakian Gunung Lawu penuh warna dan misteri.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus