SUARA BANDUNG BARAT - Denny Sumargo dikabarkan akan mengambil tindakan tegas terhadap DJ Verny Hasan.
Menyusul kemunculan kabar, bahwa Verny Hasan meminta Denny Sumargo kembali untuk melakukan tes DNA dengan anaknya.
Melalui kuasa hukumnya, Denny Sumargo akan membuat laporan polisi atas dugaan pencemaran nama baik yang telah merugikannya.
"Dalam waktu dekat saya selaku kuasa hukum dari Denny Sumargo akan membuat laporan polisi atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik, yang sudah berlangsung lama dan sangat merugikan klien saya," demikian tulis Sogi Bagaskara di Insta Story miliknya.
"Maka, demi kepentingan hukum klien saya, kami akan mengambil tindakan tegas melakukan proses hukum pidana," sambung kuasa hukum Denny Sumargo.
Selain itu, Densu--sapaan akrabnya itu, merasa Verny Hasan sudah meragukan kredibilitas institusi dan dokter yang melakukan tes DNA sebelumnya.
"Karena sudah terlalu sering, dan ada beberapa institusi yang diragukan kredibilitasnya. Apalagi, teman-teman para dokter juga pada DM gua," kata Denny Sumargo dalam Insta Story miliknya.
Terlebih lagi, Denny Sumargo juga sempat bersedia melakukan tes DNA ulang, ketika Hotman Paris ingin membantu membiayai Verny Hasan 4 tahun silam.
"Udah sempat diangkat sama Pak Hotman (Paris) itu 4 tahun lalu. Waktu itu, gua ditelpon bersedia nggak, Pak Hotman mau sponsorin di Singapura. Gua bilang oke, nggak masalah," katanya.
Baca Juga: TPA Sarimukti di Bandung Barat Terbakar, Hengky Kurniawan: Kita Akan Tetapkan Status Darurat Bencana
Sekarang ini, Denny Sumargo merasa perlu mengambil tindakan tegas melaporkan Verny Hasan agar tak membuat drama terus-menerus di media sosial.
Namun, suami Olivia Allan itu juga bersedia bertanggungjawab bila mama dirinya memang terbukti bersalah.
"Jadi, gua pikir perlu dilakukan tindakan yang jelas supaya jangan kayak orang drama di sosial media, nggak bagus dan nggak edukasinya. Kalau memang gue salah, ya gue siap bertanggungjawab," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Heboh Warga Geruduk Minta Hentikan Renovasi Gereja HKBP di Indragiri Hulu
-
Nasib THR PPPK Paruh Waktu di Banten Belum Jelas Jelang Lebaran 2026
-
Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Dana Warga Sumsel Sempat Raib karena Scam, Rp541 Juta Akhirnya Berhasil Kembali
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi
-
Dirut Bursa Kripto CFX: Volume Kripto Offshore 2,5 Kali Lebih Besar dari Dalam Negeri