SUARA BANDUNG BARAT- Pemkab Bandung Barat akan segera menetapkan status kebakaran Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat sebagai darurat bencana.
Seperti diketahui, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sejak empat hari lalu yang mengakibatkan tujuh hektar lahan TPA Sarimukti terbakar.
Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Barat terkait penanganan kebakaran di TPA Sarimukti saat ini.
“Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak provinsi dan saya sudah bicara dengan pa gubernur (Ridwan Kamil) terkait penanganan kebakaran TPA Sarimukti agar berjalan cepat,” katanya, Selasa (22/8/2023).
Ia menambahkan, pihaknya mengakui mengalami kesulitan dalam melakukan penanganan kebakaran yang terjadi di TPA Sarimukti.
“Karena dari kemarin penanganan belum selesai dan kita terus melakukan upaya agar kebakaran di TPA Sarimukti segera teratasi,” katanya.
“Memang pemerintah daerah sangat kewalahan. Sehingga butuh dari pemerintah pusat, mudah-mudahan BNPB dapat menurunkan helikopter untuk menyemprotkan air dari udara,” katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan, pihaknya saat ini tengah membuat SK penetapan darurat bencana terhadap peristiwa kebakaran yang terjadi di TPA Sarimukti.
“Ini darurat bencana yang memang perlu BNPB dan kita segera mengeluarkan (darurat bencana) agar kebakaran ini bisa diatasi secepatnya,” katanya.
Baca Juga: Dampak Cuaca Buruk, Harga Ikan di Batam Naik
Dalam kesempatan tersebut, Hengky Kurniawan mengimbau, agar semua pihak tetap menjaga dan mencegah hal-hal serupa tidak terjadi di kemudian hari.
“Jangan sampai kita melakukan hal-hal yang menyebabkan timbulnya kebakaran seperti membuang punting rokok dan sebagainya,” katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
Pilihan
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
Terkini
-
Myanmar Mulai Batasi Pengisian BBM Dua Kali Seminggu Dampak Tingginya Harga Minyak Dunia
-
Mudik 2026 Membludak, 2,8 Juta Kendaraan Padati Tol Jasa Marga
-
Waspada Penipuan! Ini Daftar Distributor Resmi e-Meterai di Indonesia
-
Tidak Ciut Tekanan Suporter, Pelatih Saint Kitts and Nevis Singgung Balik Timnas Indonesia
-
Koalisi Masyarakat Sipil Kritik Keras TNI: Bukan Revitalisasi, Ini Darurat Reformasi!
-
Hadiri Acara Saudagar Bugis, Sherly Tjoanda Ungkap Kisah Ayah yang Pernah Hidup Susah di Makassar
-
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Siagakan 668 Pompa dan Percepat Pengerukan Waduk
-
Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%
-
Mobil Tak Kuat Nanjak di Jalur Maut Gentong? Tenang, Pasukan "Ganjal Ban" Polres Tasik Siap Dorong
-
Penjualan Melambat, Produksi Konsol Nintendo Switch 2 Dipangkas