SUARA BANDUNG BARAT - Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sarimukti di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat terbakar seluas 7 hektar.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kebakaran TPAS Sarimukti tersebut sudah terjadi sejak empat hari lalu, tepatnya di zona 2, 3, dan 4.
Sebanyak 8 unit pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menanggulangi kebakaran tersebut.
Berikut 4 fakta kebakaran TPAS Sarimukti di Bandung Barat
1. Area Terbakar Meluas
Petugas gabungan hingga kini terus berupaya memadamkan api di lokasi kebakaran TPAS Sarimukti.
Kepala UPTD Pengelola Sampah TPA/TPST Regional Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Jawa Barat, Arief Perdana mengatakan, total lahan TPA Sarimukti yang terbakar sekarang ini mencapai 12 hektar.
"Jadi, total sudah sekitar 12 hektar yang terbakar. Sekarang mungkin tinggal mencoba menangani di zona 1 dan 2," kata Arief Perdana.
2. Kepulan Asap Berkurang
Baca Juga: Hakim Vonis Bebas 3 Terdakwa Kasus Korupsi Pembangunan RSUD Pasaman Barat, Semuanya Mantan Direktur
Arief Perdana menyatakan, sejauh ini kepulan asap hitam pekat sudah mulai berkurang di lokasi kebakaran.
"Untuk zona 4, api sudah mengecil. Saat ini pemadam kebakaran sedang memadamkan. Total truk armada yang diturunkan 7 unit, ada bantuan dari Purwakarta dan Karawang," katanya.
3. Perlu Bantuan dari Pusat
Arief kemudian menyatakan, pemadaman api sekarang ini memang perlu adanya bantuan dari pusat. Hal ini, agar penanganan kebakaran bisa berlangsung cepat.
"Kemarin, Alhamdulillah Bupati Bandung Barat (Hengky Kurniawan), sudah memberikan surat tanggap darurat, kemudian juga sudah memberikan surat kepada BNPB untuk mengirimkan bantuan secara vertikal dan sedang diproses," katanya.
4. Dampak Kebakaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Profil PT Bach Multi Global Tbk (BACH), Jaringan Bisnis 'Grup Djarum' yang Siap IPO
-
5 Shio yang Beruntung Hari Ini, Ada Peluang Rezeki dan Kemajuan Karier
-
Komi Can't Communicate Kembali! Bab Spesial Baru Resmi Dirilis
-
5 HP Xiaomi dengan Kamera Mirip iPhone, Kualitas Foto dan Video Gak Kaleng-kaleng
-
Usai Bertemu Wapres Gibran, Pengurus BEM UBK Akui Terima Uang: Baru Cair 20 Persen!
-
Jalan Pantura Barat Rusak, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan
-
Kejari Sleman Bantah Klaim Sakit, Tegaskan Raudi Akmal Memenuhi Syarat Penahanan
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Huawei Watch GT 6 Pro: Smartwatch Premium dengan Baterai 21 Hari dan Fitur Kesehatan Lengkap
-
Wacana Rokok Murah untuk Masyarakat Bawah Dikritik, Ancam Penerimaan Cukai Negara