SUARABANDUNGBARAT - Rabun jauh, atau dalam istilah kedokteran disebut myopia, adalah gangguan penglihatan yang umum di mana seseorang mengalami kesulitan dalam melihat benda yang berjarak jauh, sementara benda-benda yang berada dekat biasanya terlihat lebih jelas.
Pada beberapa kasus, kondisi ini dapat disertai dengan gejala seperti mata lelah, nyeri kepala, dan bahkan mata juling.
Dalam video yang diunggah oleh Rumah Sakit Universitas Indonesia di kanal YouTube mereka, Dokter Anisa Wicaksono, seorang spesialis mata, memberikan penjelasan mendalam tentang rabun jauh, gejalanya, serta pilihan pengobatannya.
Apa Itu Rabun Jauh atau Myopia?
Dokter Anisa menjelaskan bahwa rabun jauh atau myopia adalah kondisi di mana cahaya yang masuk ke mata memfokuskan benda di depan retina, membuat benda yang berjarak jauh terlihat buram.
Kondisi ini sering terjadi pada individu yang memiliki panjang bola mata yang lebih panjang dari normal atau memiliki kondisi refraksi mata yang lebih kuat.
Penyebab dan Faktor Risiko
Dokter Anisa juga menyebutkan bahwa rabun jauh adalah kondisi multifaktorial, artinya ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangannya. Beberapa faktor yang tidak dapat diubah adalah faktor genetik dan ras.
Namun, ada faktor eksternal yang dapat mempengaruhi perkembangan rabun jauh, seperti kebiasaan beraktivitas di luar ruangan dan aktivitas jarak dekat sehari-hari, terutama pada anak-anak.
Gejala Rabun Jauh
Dokter Anisa menggarisbawahi beberapa gejala yang seringkali terkait dengan rabun jauh. Ini termasuk kesulitan melihat benda yang berjarak jauh, kenyamanan saat melihat benda dekat, kelelahan mata, nyeri kepala, dan mata juling.
Pengobatan dan Pengelolaan Rabun Jauh
Meskipun rabun jauh tidak dapat sembuh sepenuhnya dengan obat herbal atau terapi alami, ada beberapa cara untuk mengelola dan meredakan gejalanya. Dokter Anisa menyebutkan beberapa pilihan pengobatan yang dapat membantu, termasuk
1. Kacamata
Kacamata dengan lensa berukuran minus dapat membantu memperbaiki penglihatan penderita rabun jauh.
2. Lensa Kontak
Lensa kontak, baik lunak maupun keras, juga dapat digunakan untuk koreksi mata minus.
3. Terapi Farmasi
Ada obat-obatan tertentu yang dapat membantu mengurangi progresi rabun jauh, terutama pada anak-anak.
4. Pembedahan
Dalam beberapa kasus, pembedahan seperti prosedur LASIK dapat menjadi pilihan untuk mengatasi rabun jauh.
Selain pengobatan, Dokter Anisa juga menyarankan beberapa langkah pencegahan dan perubahan gaya hidup untuk menjaga kesehatan mata, seperti beristirahat saat melihat layar, menjaga jarak pandang yang baik, dan memastikan anak-anak yang mengalami gejala rabun jauh segera berkonsultasi dengan dokter mata.
Konsultasi dengan Dokter Mata
Setiap kasus rabun jauh berbeda, dan pengobatan yang paling tepat harus disesuaikan dengan kondisi individu. Dokter Anisa menekankan pentingnya berkonsultasi dengan dokter spesialis mata untuk pemeriksaan yang menyeluruh dan perencanaan pengobatan yang tepat.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis