/
Kamis, 14 September 2023 | 21:16 WIB
Ilustrasi, bahaya polusi udara bagi kesehatan manusia. (Ahmed Shahwan dari Pexels)

SUARA BANDUNG BARAT - Simak berikut ini tentang bahaya polusi udara bagi kesehatan yang memiliki berbagai dampak negatif.

Polusi udara merupakan masalah lingkungan yang serius yang dapat memiliki dampak yang merugikan bagi kesehatan manusia.

Udara yang tercemar oleh berbagai polutan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan pernapasan hingga penyakit jantung dan kanker.

Berikut ini bahaya polusi udara bagi kesehatan manusia dan dampak negatifnya yang perlu diwaspadai.

1. Gangguan Pernapasan

Bahaya pertama dari polusi udara bagi kesehatan yaitu sangat memengaruhi sistem pernapasan manusia. 

Partikel-partikel polutan seperti debu, asap kendaraan bermotor, dan senyawa kimia beracun dapat masuk ke dalam saluran pernapasan manusia.

Ini dapat menyebabkan berbagai masalah pernapasan seperti asma, bronkitis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK).

Penderita asma dan penyakit pernapasan lainnya lebih rentan terhadap serangan akibat polusi udara.

Baca Juga: Wow, Ini Fakta Manfaat Cacing Tanah bagi Kesehatan, Benarkah Sembuhkan Tipes?

2. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah

Polusi udara juga memiliki dampak negatif pada sistem kardiovaskular. Paparan jangka panjang terhadap polusi udara telah terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan hipertensi.

Polutan udara seperti ozon dan partikel-partikel halus dapat merusak dinding pembuluh darah dan memicu peradangan, yang pada gilirannya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

3. Kanker

Beberapa zat kimia beracun yang ditemukan dalam polusi udara, seperti bahan kimia organik volatil dan senyawa logam berat, telah terkait dengan peningkatan risiko kanker.

Partikel-partikel halus yang dapat dihirup dalam udara juga dapat mengandung karsinogen, yang dapat memengaruhi kualitas udara di dalam ruangan dan menyebabkan risiko kanker paru-paru dan kanker lainnya.

4. Gangguan Neurologis

Penelitian terbaru juga telah mengungkapkan keterkaitan antara polusi udara dan gangguan neurologis.

Paparan polutan udara dapat memengaruhi perkembangan otak pada anak-anak dan dapat berkontribusi pada peningkatan risiko gangguan perkembangan seperti autisme dan gangguan perhatian hiperaktif (ADHD).

Selain itu, polusi udara juga dapat berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit Alzheimer pada orang dewasa.

5. Penyakit Perkembangan dan Kelahiran Rendah

Polusi udara juga dapat memengaruhi kesehatan reproduksi. Paparan polusi udara selama kehamilan telah terkait dengan kelahiran prematur, berat lahir rendah, dan masalah perkembangan pada bayi.

Selain itu, polutan udara dapat memengaruhi kualitas sperma pada pria, yang dapat memengaruhi kesuburan.

6. Dampak Psikologis

Polusi udara tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental.

Paparan berkepanjangan terhadap polusi udara dapat meningkatkan tingkat stres dan kecemasan pada individu, yang pada gilirannya dapat berdampak pada kualitas hidup secara keseluruhan.(*)

Load More