/
Kamis, 14 September 2023 | 21:30 WIB
Ilustrasi, dampak buruk terlalu sering masturbasi bagi kehidupan. (SHVETS production dari Pexels)

SUARA BANDUNG BARAT - Simak dan waspadai berikut ini tentang dampak buruk karena terlalu sering melakukan masturbasi.

Masturbasi merupakan salah satu aktivitas seksual yang umum dan dianggap normal bagi sebagian orang.

Aktivitas ini disebut salah satu cara alami bagi seseorang untuk menjaga keseimbangan kebutuhan seksualnya tanpa melibatkan pasangan.

Namun, seperti halnya segala sesuatu dalam hidup, terlalu banyak dari hal baik pun bisa memiliki dampak negatif.

Dalam artikel ini, kita akan membahas bahaya terlalu sering masturbasi dan pentingnya menjaga keseimbangan yang sehat dalam aktivitas ini.

1. Gangguan Fungsi Seksual

Salah satu bahaya terlalu sering masturbasi adalah potensi gangguan fungsi seksual.

Terlalu sering merangsang diri sendiri melalui masturbasi dapat mengakibatkan gangguan seperti disfungsi ereksi pada pria atau kesulitan mencapai orgasme pada wanita.

Ini disebabkan oleh fakta bahwa tubuh mungkin menjadi terlalu terbiasa dengan rangsangan sendiri, sehingga mengurangi respons terhadap rangsangan seksual dari pasangan.

Baca Juga: Menakutkan, Ini Bahaya Polusi Udara bagi Kesehatan Manusia, di Antaranya Akibatkan Kanker dan Gangguan Kelahiran

2. Kecanduan

Seperti aktivitas lainnya, masturbasi juga dapat menjadi kecanduan. Terlalu sering melibatkan diri dalam masturbasi dapat mengakibatkan kecanduan seksual.

Kecanduan seksual dapat mengganggu kehidupan sehari-hari, pekerjaan, dan hubungan dengan orang lain.

Seseorang yang kecanduan masturbasi mungkin merasa sulit untuk mengontrol dorongan seksualnya dan memprioritaskan aktivitas ini di atas hal-hal lain yang seharusnya lebih penting.

3. Dampak Psikologis

Terlalu sering masturbasi juga dapat memiliki dampak psikologis. Individu yang merasa bersalah atau malu terkait aktivitas ini dapat mengalami masalah psikologis seperti depresi, kecemasan, atau rendahnya harga diri.

Penting untuk diingat bahwa masturbasi yang dilakukan dengan cara yang sehat dan tanpa rasa bersalah tidak seharusnya memicu masalah psikologis.

4. Gangguan Kualitas Hidup

Seseorang yang terlalu sering terlibat dalam masturbasi mungkin mengalami gangguan pada kualitas hidupnya.

Aktivitas ini dapat mengambil waktu yang seharusnya digunakan untuk kegiatan sosial, pekerjaan, atau hobi lainnya. Hal ini dapat mengganggu perkembangan diri dan interaksi dengan orang lain.

5. Gangguan Fisik

Pada kasus ekstrem, terlalu sering masturbasi juga dapat menyebabkan gangguan fisik, seperti iritasi atau lecet pada organ genital.

Ini biasanya terjadi ketika gesekan berlebihan atau penggunaan bahan-bahan berlebihan yang kasar terlibat dalam proses masturbasi.

6. Gangguan Hubungan

Terlalu sering masturbasi juga dapat berdampak pada hubungan romantis. Pasangan mungkin merasa diabaikan atau kurang dihargai jika aktivitas ini dilakukan secara berlebihan dan mengganggu keintiman bersama.(*)

Load More