/
Minggu, 17 September 2023 | 09:41 WIB
Ilustrasi pasangan suam istri. Simak rekomendasi seksolog perihal waktu maksimal untuk berhubungan intim. (Pixabay.)

SUARA BANDUNG BARAT - Seksolog dr Haekal Anshari mengatakan, kebanyakan suami istri melakukan hubungan seksual di malam hari.

Menurutnya, waktu tersebut dianggap saat yang tepat, karena terbebas dari gangguan dan akan merasa lebih tenang.

Namun, selain di malam hari ada waktu terbaik untuk hubungan suami istri, yang dianggap maksimal. Bahkan bisa mempererat keharmonisan hubungan suami istri.

"Selain itu, puncak dorongan seksual laki-laki dan perempuan bisa berada di waktu yang berbeda dalam satu hari, dan hanya ada satu waktu terbatas di mana keduanya sama-sama mood," kata dr Haekal Anshari.

1. Pagi Hari

Tingkat hormon testosteron laki-laki yang tinggi adalah di pagi hari, ditambah dengan tingkat energi yang tinggi setelah tidur, dan membuat gairah seksual laki-laki lebih optimal.

Alhasil, suami istri bisa bertahan cukup lebih lama dalam hubungan seksual karena ereksi senjata pria yang keras optimal.

"Demikian pula dengan hormon testosteron perempuan, yang juga meningkat di pagi hari, dan apabila perempuan sedang berada di masa subur, maka gairah seksual pun juga akan tinggi," ucap dr Haekal.

Hal tersebut merujuk kepada hasil penelitian terbaru, dipublikasikan dalam British Medical Journal, bahwa sinar matahari pagi juga membantu memperbaiki mood.

Baca Juga: Saat Kolesterol Tinggi, 5 Makanan Ini Masih Bisa Dikonsumsi tapi Jangan Berlebihan

Namun sayangnya, keterbatasan waktu dan persiapan aktivitas di pagi hari ini banyak pasangan justru melewatkan waktu 'emas' ini.

2. Sore Hari

Meski hormon testosteron lelaki mencapai puncak tertinggi di pagi hari. Tetapi, mencapai puncaknya adalah di sore hari.

Sehingga pada waktu sore hari ini, laki-laki akan lebih selaras secara emosional dengan perempuan.

Sedangkan, hormon kortisol perempuan mencapai titik puncaknya di sore hari. Sehingga, hal ini membuat perempuan lebih berenergi dan waspada.

"Kombinasi kedua hal ini akan membuat laki-laki lebih terasa 'kehadirannya' karena membuat lelaki dapat lebih fokus untuk memuaskan pasangannya secara emosional," ucap dr Haekal. (*)

Load More