SUARA BANDUNG BARAT - Seksolog dr Haekal Anshari mengatakan, kebanyakan suami istri melakukan hubungan seksual di malam hari.
Menurutnya, waktu tersebut dianggap saat yang tepat, karena terbebas dari gangguan dan akan merasa lebih tenang.
Namun, selain di malam hari ada waktu terbaik untuk hubungan suami istri, yang dianggap maksimal. Bahkan bisa mempererat keharmonisan hubungan suami istri.
"Selain itu, puncak dorongan seksual laki-laki dan perempuan bisa berada di waktu yang berbeda dalam satu hari, dan hanya ada satu waktu terbatas di mana keduanya sama-sama mood," kata dr Haekal Anshari.
1. Pagi Hari
Tingkat hormon testosteron laki-laki yang tinggi adalah di pagi hari, ditambah dengan tingkat energi yang tinggi setelah tidur, dan membuat gairah seksual laki-laki lebih optimal.
Alhasil, suami istri bisa bertahan cukup lebih lama dalam hubungan seksual karena ereksi senjata pria yang keras optimal.
"Demikian pula dengan hormon testosteron perempuan, yang juga meningkat di pagi hari, dan apabila perempuan sedang berada di masa subur, maka gairah seksual pun juga akan tinggi," ucap dr Haekal.
Hal tersebut merujuk kepada hasil penelitian terbaru, dipublikasikan dalam British Medical Journal, bahwa sinar matahari pagi juga membantu memperbaiki mood.
Baca Juga: Saat Kolesterol Tinggi, 5 Makanan Ini Masih Bisa Dikonsumsi tapi Jangan Berlebihan
Namun sayangnya, keterbatasan waktu dan persiapan aktivitas di pagi hari ini banyak pasangan justru melewatkan waktu 'emas' ini.
2. Sore Hari
Meski hormon testosteron lelaki mencapai puncak tertinggi di pagi hari. Tetapi, mencapai puncaknya adalah di sore hari.
Sehingga pada waktu sore hari ini, laki-laki akan lebih selaras secara emosional dengan perempuan.
Sedangkan, hormon kortisol perempuan mencapai titik puncaknya di sore hari. Sehingga, hal ini membuat perempuan lebih berenergi dan waspada.
"Kombinasi kedua hal ini akan membuat laki-laki lebih terasa 'kehadirannya' karena membuat lelaki dapat lebih fokus untuk memuaskan pasangannya secara emosional," ucap dr Haekal. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Mirip Rezim Otoriter! Pembekuan Rekening Jadi Alat Tekan Gerakan Sipil
-
Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1, Akhir dari Pencarian Horcrux!
-
Sekolah Bakal Digusur, Ratusan Murid SD di Batanghari Mengadu ke Presiden
-
Bedak Tabur vs Bedak Padat, Mana yang Lebih Aman untuk Touch Up Siang Hari?
-
Karhutla di Kawasan Tol Balikpapan-Samarinda, Penyebab Masih Diselidiki
-
81 Miles Uji 5G XLSMART dari Semarang hingga Yogyakarta, Target 88 Kota pada 2026
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan
-
Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan
-
Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan