- Anggota Komisi III DPR RI mendesak Polda Metro Jaya meningkatkan patroli malam guna menekan aksi begal di Jabodetabek.
- Kepolisian diminta menindak tegas penyebar hoaks terkait teror pocong yang meresahkan warga dan mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat.
- Polisi mengonfirmasi teror pocong di Ciputat Timur hanyalah pengamen berkostum, bukan aksi kriminalitas yang membahayakan warga setempat.
Suara.com - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta jajaran Polda Metro Jaya untuk meningkatkan intensitas patroli di jalan raya guna merespons maraknya aksi begal yang meresahkan warga di wilayah Jabodetabek.
Ia juga meminta jajaran kepolisian untuk menindak tegas informasi soal teror pocong.
"Polda Metro Jaya harus meningkatkan patroli di jalan raya, khususnya pada malam hingga pagi hari, untuk mencegah maraknya aksi begal dengan berbagai modus di sejumlah wilayah Jabodetabek," ujar Abdullah kepada wartawan dikutip Senin (25/5/2026).
Selain mengantisipasi kejahatan jalanan secara fisik, Abdullah juga menyoroti beredarnya isu viral mengenai "begal bermodus pocong" yang belakangan memicu kegaduhan.
Ia mendesak kepolisian untuk segera mengambil langkah hukum terhadap pihak-pihak yang sengaja menciptakan keresahan melalui berita bohong.
"Kepolisian juga harus menindak tegas mereka yang terbukti membuat dan menyebarkan informasi bohong atau hoaks terkait begal bermodus pocong ini," tegasnya.
Abdullah menjelaskan bahwa dampak dari penyebaran hoaks tidak bisa dianggap remeh.
Menurutnya, isu-isu negatif yang tidak terverifikasi dapat mengganggu stabilitas keamanan wilayah dan memukul sektor ekonomi, khususnya bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada aktivitas malam hari.
"Dampak dari hoaks tidak hanya membuat kondisi keamanan menjadi tidak stabil, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, terutama mereka yang bekerja maupun berdagang pada malam hari," katanya.
Baca Juga: Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Lebih lanjut, Abdullah menekankan bahwa upaya kepolisian dalam meningkatkan patroli dan meminimalisir hoaks akan jauh lebih efektif jika didukung oleh peran aktif masyarakat.
Ia mendorong adanya kolaborasi antara aparat penegak hukum dan warga dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing.
"Pencegahan melalui peningkatan patroli dan upaya meminimalisir hoaks oleh kepolisian juga harus melibatkan partisipasi masyarakat. Tujuannya agar pengawasan dan keamanan lingkungan dari kejahatan kriminal pada malam hari dapat berjalan lebih efektif, karena masyarakat juga memiliki peran penting di lingkungannya masing-masing," pungkasnya.
Sebelumnya, isu kemunculan pocong yang sempat membuat warga Ciputat Timur resah akhirnya terungkap. Polisi memastikan pocong tersebut bukan pelaku kriminal melainkan pengamen yang memakai kostum.
Kepastian itu disampaikan Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq berdasar hasil penyelidikan terhadap isu pocong bersenjata yang sempat viral di media sosial.
"Kesaksian pedagang itu pengamen yang pake cosplay pocong,” ujar Bambang kepada wartawan, Jumat (22/5/2026).
Menurut Bambang, pengamen berkostum pocong tersebut biasanya muncul pada malam hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.
Kehadiran mereka kerap memicu ketakutan karena penampilannya yang menyerupai sosok pocong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah
-
Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Bakal Lawan Lewat Nota Pembelaan Pagi Ini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir