SUARA BANDUNG BARAT - Setidaknya dalam satu tahun terakhir, tanaman aglonema menjadi satu di antara tanaman hias favorit banyak orang.
Berikut cara merawat tanaman hias aglonema agar dapat tumbuh subur. Aglonema sendiri satu di antara jenis tanaman yang hidup di daerah subtropis hingga tropis.
Tanaman hias aglonema banyak ditemukan di daerah hutan hujan Asia Tenggara, seperti Indonesia, Thailand, dan Malaysia.
Berikut Cara Merawat Aglonema dengan Benar:
1 Jauhkan dari Paparan Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari yang cukup adalah kunci keberhasilan merawat aglonema. Paparan secara langsung dari sinar matahari justru dapat membuat warna daun jadi kuning dan layu.
Namun, ada banyak varietas aglonema dengan karakter yang berbeda satu sama lain. Beberapa varian aglonema, seperti aglaonema suzy sedang hidup di tempat terang untuk memaksimalkan warna daun.
2. Hindari Suhu Terlalu Dingin
Jika suhu udara terlalu dingin, tanaman hias aglonema tidak akan bertahan hidup di bawah 16 derajat celcius.
Baca Juga: Antusias Tampil di MotoGP India 2023, Marc Marquez: Saya Tidak Sabar
Untuk menghindari suhu terlalu dingin jadi satu di antara cara merawat tanaman aglomena. Sebab itu, usahakan tanaman hias yang satu ini mendapat kelembapan udara yang tepat.
3. Jangan Sering Disiram
Aglonema terkenal sebagai satu di antara tanaman 'tidak manja', sehingga tidak perlu menyiramnya setiap hari.
Cukup menyiramnya 2-3 kali dalam sepekan. Tetapi, di musim hujan perlu mengurangi asupan cairan untuk aglonema.
4. Atur Kelembapan Tanaman
Aglonema membutuhkan kelembapan udara yang tepat. Terlalu kering akan membuatnya tidak segar. Sementara jika terlalu basah, maka akar tanaman bisa membusuk.
Sehingga, bisa diakali dengan menaruh kerikil di permukaan tanah. Siram secara teratur, dan berikan sirkulasi udara pada tanaman melalui lubang pot.
5. Beri Pupuk
Pupun ibarat vitamin bagi tanaman. Pastikan, kebutuhan vitamin aglonema tercukupi. Bisa menggunakan pupuk alami seperti pupuk kompos.
Meski begitu, perlu juga menghindari pemberian pupuk berlebihan, karena dapat mengganggu proses pertumbuhan aglonema. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut