SUARA BANDUNG BARAT- Kasus perceraian di Kabupaten Bandung Barat terus meningkat setiap tahun. Kenaikan tersebut terjadi lima persen setiap tahunnya.
Kepala Pengadilan Agama (PA) Kelas 1B Ngamprah, Muhammad Iqbal mengatakan, hingga pertengahan tahun 2023 ini setidaknya 3100 perkara ditangani PA Ngamprah.
"Pada tahun lalu ada sekitar 4.700-an perkara. dari 2018 sampai sekarang itu kenaikannya sekitar 5% per tahun atau 300 perkara," katanya saat ditemui belum lama ini.
Ia menambahkan, mayoritas perkara perceraian yang ditangani PA Ngamprah mayoritas lantaran persoalan ekonomi keluarga.
"Kesenjangan ekonomi lah yang jadi masalah. Ternyata banyak orang yang tidak terima dengan pendapatan," katanya.
Ia menyebut, sejauh ini mayoritas pasangan yang mengajukan perkara perceraian tersebut didominasi gugatan istri kepada suami yang dilatarbelakangi oleh faktor ekonomi.
"Kebanyakan gugatan itu dari istri yakni empat banding satu," tandasnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Nuy (25) mengatakan, untuk meminimalisir potensi perceraian di keluarganya. Dirinya memilih untuk berusaha menambah penghasilan suami.
"Kalau untuk menambah penghasilan saya lebih memilih menambah penghasilan suami dengan berdagang makanan ringan," katanya.
Baca Juga: Gunung Semeru Meletus Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 700 Meter
"Yang lebih utama agar rumah tangga langgeng yaitu dengan saling menutupi kekurangan pasangan kita," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?