SUARA BANDUNG BARAT - Menjelang balapan MotoGP India 2023 akhir pekan ini, Marco Bezzecchi mengaku masih belum kembali pada kondisi terbaiknya.
Sebab, pebalap Mooney VR46 itu sempat alami kecelakaan di Barcelona. Meski begitu, anak didik Valentino Rossi itu siap untuk tampil di India.
"Pekan setelah balapan di Sirkuit Misano cukup berat jika boleh jujur. Saya memaksa tangan saya untuk bekerja lebih berat pada MotoGP San Marino 2023," kata Bezzecchi seperti dilansir dari Speedweek, Jumat (22/9/2023).
"Sayangnya, terdapat hematoma cukup besar di tulang saya, yang mana membutuhkan waktu lama untuk sembuh, dan menimbulkan rasa sakit," sambungnya.
Marco Bezzecchi menjadi satu di antara pebalap yang terjatuh di MotoGP Catalunya 2023 beberapa waktu lalu. Imbas insiden itu ia mengalami cedera pada bagian tangannya.
Menjelang bergulir MotoGP India 2023, yang dimulai pada hari ini masih terlihat tangan kiri pebalap asal Italia itu diperban.
Dikarenakan, Bezzecchi mengalami masalah di bagian tangan kiri, terutama di jari jempolnya.
Berbicara tentang Sirkuit Internasional Buddh, Bezzecchi melihat ada perbedaan antara lintasan itu dengan Sirkuit Misano di San Marino.
Perbedaan tersebut, kemungkinan bisa menjadi pembeda nantinya.
Baca Juga: Ribuan Warga di Bandung Barat Bercerai, Mayoritas Istri Gugat Cerai Suami
"Rute lintasan ini sepertinya tidak terlalu memaksa fisik untuk bekerja lebih dibandingkan dengan Misano. Kita akan lihat apa yang bisa dilakukan di sana nanti," katanya. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan