SUARABANDUNGBARAT - Para penggemar cabai mungkin akan merasa menyesal baru mengetahui bahwa bahan yang umumnya ada di dapur, yaitu garam, ternyata dapat menjadi kunci untuk membuat tanaman cabai tumbuh subur dan berbuah dengan lebat.
Ini adalah trik lama yang telah digunakan oleh para petani dan tukang kebun berpengalaman.
Garam mengandung nutrisi penting seperti natrium, klorida, dan kalium, yang diperlukan oleh tanaman untuk pertumbuhan yang sehat.
Namun, penggunaan garam harus dilakukan dengan bijak dan tidak berlebihan, karena garam yang berlebihan dapat merusak tanaman.
Berikut adalah cara menggunakan garam untuk membantu tanaman cabai Kamu tumbuh subur dan berbuah lebat:
1. Campurkan Garam dengan Tanah
Kamu dapat mencampurkan sekitar satu sendok makan garam dapur ke dalam setiap lubang tanam ketika Kamu menanam bibit cabai. Ini akan memberikan nutrisi tambahan yang diperlukan oleh tanaman selama masa pertumbuhan awal.
2. Larutan Garam untuk Pemupukan
Kamu juga dapat membuat larutan garam dengan mencampur satu sendok makan garam dalam satu liter air. Larutan ini dapat disemprotkan pada tanaman cabai setiap dua minggu sekali sebagai pemupukan. Pastikan untuk tidak menggunakan larutan garam terlalu sering, karena bisa merusak tanaman.
3. Garam sebagai Pengendali Hama
Garam juga dapat digunakan sebagai pengendali hama alami. Kamu dapat mencampurkan garam dengan air dan sedikit sabun cuci piring, kemudian menyemprotkan campuran ini pada tanaman cabai Kamu untuk mengusir hama seperti kutu daun.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan
-
Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026
-
Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT