/
Selasa, 03 Oktober 2023 | 16:44 WIB
Ilustrasi cara membuat pupuk kompos sendiri di rumah. (Max Bonda dari Pexels)

SUARA BANDUNG BARAT - Berikut ini bisa Anda simak cara membuat pupuk kompos sendiri dengan memanfaatkan bahan tak terpakai.

Pupuk kompos adalah salah satu cara paling berkelanjutan untuk menyediakan nutrisi bagi tanaman Anda.

Dibuat dari bahan-bahan organik yang didaur ulang, pupuk kompos mengurangi limbah dan meningkatkan kualitas tanah.

Adapun langkah-langkah sederhana untuk membuat pupuk kompos sendiri di rumah seperti yang telah bandungbarat.suara.com rangkum untuk Anda yaitu sebagai berikut.

Sebelum memulai membuat pupuk kompos, pastikan Anda memiliki bahan-bahan berikut:

1. Sampah Organik

Gunakan sisa-sisa makanan, daun kering, jerami, ranting, rumput, atau bahan organik lainnya. Hindari sampah yang mengandung bahan-bahan beracun atau bahan plastik.

2. Tempat Pembuatan Kompos

Anda bisa menggunakan bak kompos khusus, tong kompos, atau bahkan tumpukan kompos terbuka di halaman belakang.

Baca Juga: Tak Perlu Gunakan Bahan Kimia, Ini Pupuk Alami untuk Tanaman Hias serta Cara Penggunaan dan Berbagai Kelebihannya

3. Alat Pembuat Kompos

Ini termasuk garpu kompos atau belukar, sekop, termometer kompos, dan selimut plastik.

4. Air

Anda akan membutuhkan air untuk menjaga kelembaban kompos.

Adapun langkah-langkah membuat pupuk kompos sendiri di rumah yaitu sebagai berikut.

1. Pilih Lokasi yang Tepat

Tempatkan tempat pembuatan kompos Anda di tempat yang teduh, tetapi mudah diakses. Hindari area yang sangat panas atau terlalu lembab.

2. Buat Lapisan Pertama

Mulailah dengan membuat lapisan dasar dari bahan organik yang lebih besar, seperti ranting atau jerami. Ini membantu menjaga aliran udara ke dalam tumpukan kompos.

3. Tambahkan Bahan Hijau

Tambahkan lapisan berikutnya dengan bahan hijau seperti daun segar, rumput, atau sisa makanan. Bahan hijau mengandung banyak nitrogen yang penting untuk pembusukan.

4. Tambahkan Bahan Coklat

Tambahkan bahan coklat seperti daun kering, jerami kering, atau serbuk gergaji. Ini menyediakan karbon yang diperlukan untuk keseimbangan dengan bahan hijau.

5. Air dan Putar

Setelah setiap lapisan, siram dengan air secukupnya, tetapi jangan membuat tumpukan terlalu basah. Sesekali, putar atau gali tumpukan untuk memastikan sirkulasi udara yang baik.

6. Tutup dengan Selimut

Tutup tumpukan kompos dengan selimut plastik untuk menjaga kelembaban dan mengatur suhu. Gunakan termometer kompos untuk memantau suhu; sekitar 60-70°C adalah ideal.

7. Biarkan Berkompstasi

Biarkan bahan-bahan tersebut berkompstasi selama beberapa bulan hingga setahun. Proses ini akan menghasilkan pupuk kompos yang matang yang tidak berbau busuk.

8. Cek Kematangan

Untuk memeriksa apakah kompos sudah matang, lihat apakah bahan-bahan asalnya telah terurai menjadi humus gelap, berbau seperti hutan, dan tidak ada tanda-tanda sisa bahan mentah.

9. Gunakan Pupuk Kompos

Setelah pupuk kompos Anda matang, gunakan untuk memperkaya tanah di taman atau kebun Anda.(*)

Load More