SUARA BANDUNG BARAT - Syngonium adalah jenis tanaman hias dengan harga terjangkau yang banyak diminati pecinta tanaman.
Pola pertumbuhan tanaman hias ini akan terus merambat. Bahkan, jika dibiarkan akan membentuk syngonium raksasa.
Berdasarkan motif dan ciri khasnya, syngonium memiliki banyak varian. Namun, yang paling best seller di pasaran yaitu syngonium putih dan hijau.
Dilansir Suara Bandung Barat dari Kanal YouTube Erna Garden, Rabu (04/10/23) Ternyata, Warna syngonium hijau bisa diubah menjadi putih tanpa perlu banyak bahan dan biaya yang dikeluarkan.
Berikut ini cara mudah untuk merubahnya.
1. Lakukan Stek Batang
Hal pertama yang dilakukan adalah menyiapkan tanaman singonium yang berwarna hijau.
Ambil satu batang singonium yang memiliki beberapa cabang dan daun.
Lalu potong di tengah tengah ruas, minimalnya ada satu daun di setiap cabangnya.
Baca Juga: 5 Varian Tanaman Hias yang Bermanfaat Bagi Kesehatan
Sehingga satu potongan saja menghasil beberapa singonium baru.
2. Siapkan Media Tanam
Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan media tanam yang baik terdiri dari campuran tanah, kompas,
Namun, pada saat singonium baru diperbanyak ini, jangan dulu memakai pupuk kandang karena terlalu keras.
3. Perhatikan Penempatan
Hal paling penting dalam merubah warna singonium hijau menjdi putih adalah penempatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Ritual Ganjil Suami di Kendari: Usai Injak Istri hingga Tewas, Jasad Korban Dimandikan dan Disisir
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk
-
Presiden Prabowo: Cahaya Kebijaksanaan Waisak Jadi Fondasi Karakter dan Persatuan Bangsa
-
Cikeas Penuh Karangan Bunga, Para Tokoh Beri Penghormatan Terakhir untuk Ryamizard Ryacudu
-
Liburan Berubah Jadi Duka, Bocah 7 Tahun Meninggal Usai Bermain di Waterpark Ketapang
-
12 Unit Damkar Berjibaku Jinakkan Kebakaran Gudang Limbah di Rawajulang
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin
-
Remaja Pembunuh Gadis 12 Tahun di Makassar Dijerat Pasal Berlapis, Ibu Korban Desak Hukuman Mati