SUARA BANDUNG BARAT - Siapa sangka, bumbu micin yang biasanya digunakan sebagai penyedap rasa, tenyata memberikan sejumlah manfaat untuk tanaman hias.
Seperti meningkatkan kadar air, kecepatan berbunga, pertumbuhan, daya tahan serta membuat daun tanaman hias lebih hijau.
Namun, ada enam kesalahan yang sering terjadi dan sebaiknya dihindari saat memberikan micin pada tanaman hias.
Seperti dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Alam Organik, Jumat (06/10/2023) Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan tersebut sedikitnya ada 6.
1. Menaburkan Micin Langsung pada Tanaman
Metode ini berpotensi merusak tanaman karena micin mengalami oksidasi dan bereaksi negatif terhadap tanaman.
2. Memberikan Micin dalam Jumlah Terlalu Besar
Pemberian micin yang berlebihan dapat menyebabkan keracunan tanaman akibat kelebihan unsur natrium.
3. Memberikan Micin Terlalu Sering
Baca Juga: Sedang Tren! 5 Tanaman Hias Ini Cocok Disimpan di Ruang Tamu
Pemberian micin yang terlalu sering dapat menyebabkan efek jenuh pada tanaman, yang dapat mengakibatkan layu atau hampir mati.
4. Memberikan Micin dalam Jangka Waktu yang Lama
Jika micin diberikan secara berkelanjutan pada tanaman yang sudah subur, dapat menyebabkan efek jenuh dan keguguran bunga.
5. Menyemprotkan Larutan Micin pada Bunga atau Buah
Menyemprotkan larutan micin pada bunga atau buah dapat menyebabkan keguguran bunga dan merugikan perkembangan tanaman.
6. Memberikan Micin dengan Jumlah yang Tidak Sesuai
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes