SUARA BANDUNG BARAT - Memelihara tanaman jenis tertentu rupanya bisa membantu mengurangi panas.
Apalagi musim kemarau sampai saat ini belum berakhir, bahkan beberapa kota bisa mencapai temperatur 40 derajat lebih di siang hari.
Untuk menghindari sengatan matahari yang sangat terik, selain menggunakan berbagai krim dan pakaian pelindung, bisa juga dengan tanaman hias.
Tanaman ini bisa ditempatkan baik di dalam ruangan maupun di halaman rumah. Adapun tanaman yang bisa menyerap panas, yakni tanaman yang memiliki kemampuan untuk mengambil air dari tanah, dan melepaskannya ke udara melalui proses transpirasi.
Dengan begitu, tanaman ini dapat mendinginkan udara di sekitarnya, dan membuat rumah lebih sejuk.
Berikut rekomendasi tanaman yang bisa menyerap panas:
1. Karet Kebo
Tanaman ini mempunyai nama latin Ficus Elastica, yang memiliki daun lebar berwarna hijau gelap.
Bisa mencapai tinggi sampai 30 meter. Daunnya memiliki panjang 7-20 centimeter dengan tepi halus dan ujung yang tumpul.
Baca Juga: Alasan Alex Rins Dukung Penuh Jorge Martin Juara MotoGP 2023
Tanaman karet kebo adalah tanaman pohon yang cocok ditempatkan di halaman rumah. Tetapi, bisa juga ditumbuhkan sebagai tanaman indoor.
Tanaman ini menyerap air melalui akarnya dan melepaskan kelembaban melalui pori-pori di bagian bawah daunnya.
Cara merawat tanaman karet kebo adalah dengan menyiram secara teratur saat masih kecil, menjaga kelembapan tanah dan memberi pupuk organik setiap 3-4 bulan.
2. Pakis Boston
Tanaman ini memiliki daun yang rimbun dan berbentuk bulat. Pakis boston atau nephrolepis, dikenal juga dengan nama Pakis Padang.
Tanaman ini dapat membersihkan udara dari senyawa organik yang mudah menguap seperti formaldehida dan benzena.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
HKBP Pastikan UHN Terus Bertransformasi, Tetap Jadi Kampus Inklusif untuk Semua
-
Long Weekend ke Singkawang, Ada Festival Dayak Naik Dango, Kuliner dan 80 Stan UMKM
-
Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu
-
Gubernur Khofifah Sambut Bhikkhu Walk for Peace 2026 di Grahadi
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Proses DNA Ungkap 11 Identitas Korban Bus ALS di Muratara, 3 Jenazah Masih Misterius