SUARA BANDUNG BARAT - Tanaman hias kamboja merupakan salah satu dekorasi rumah yang cukup banyak digandrungi oleh pecintanya.
Bunganya yang inda menambah kesan estetik rumah atau kantor Anda, begitu juga bentuk pohonnya yang unik.
Namun, tidak sedikit tanaman hias kamboja ini mengalami kerusakan karena berbagai penyebab.
Salah satu bentuk kerusakan pada tanaman hias kamboja ini yaitu terdapat bercak kuning pada daunnya.
Selain itu, daun tanaman hias kamboja ini juga bisa saja warnanya memudar hingga terdapat bercak putih atau bolong.
Adapun penyebab terjadinya kerusakan tersebut yaitu disebabkan oleh hama yang bisa berupa kutu.
Munculnya bercak-bercak kuning pada daun disebabkan karena kutu tersebut yang menyedot atau menghisap nutrisi yang ada pada daun tersebut.
Kutu ini berbeda dengan ulat, bekicot, siput, belalang, hingga lalat yang memakan daun.
Kutu ini tidak membuat daun bolong, akan tetapi dapat menyebabkan munculnya bercak-bercak kuning, putih, hingga warnanya memudar.
Baca Juga: Kondisi Kesehatan Puluhan Korban Keracunan SDN Cimerang Bandung Barat Membaik
Daun yang sudah hilang nutrisinya karena kutu tersebut akan mengering ketika terpapar sinar matahari hingga berpindah ke area lainnya.
Adapun daun yang bolong karena kutu, sebenarnya bukan karena kutu melainkan karena kekeringan ketika terpapar matahari setelah dihisap kutu.
Adapun cara mengatasinya secara mudah selain menggunakan bahan kimia yakni dengan menggunakan selotip.
Anda bisa mengecek secara detail adanya kutu kemudian tempelkan selotip dan lepaskan untuk menarik kutu tersebut.
Itulah penyebab daun tanaman hias kamboja mengalami bercak kuning, putih, hingga warnanya memudar dan kering yang dikutip bandungbarat.suara.com dari Youtube Sisi Lain Tumbuhan.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Baru Cetak Brace, Cristiano Ronaldo Mendadak Kesal Gara-gara Ditanya Soal Messi
-
Byar Pet Gegara Batubara, Momentum Pengembangan Energi Gelombang
-
Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!
-
Anggaran Multiyears Pelatnas Disetujui, PBSI Fokus Perkuat Sport Science dan Regenerasi
-
Kompetisi Orang Paling Menderita
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Bye-bye Teknologi Start! MotoGP Larang Holeshot Device di GP Belanda Demi Keselamatan Pembalap
-
Bukan Ronaldo! 'Thor' dari Skotlandia Otak di Balik Kemenangan Telak Portugal
-
Membaca Tembang Talijiwo: Seni Menertawakan Kekacauan Hidup
-
Sempat Disorot, FIFA Pastikan Donald Trump Akan Serahkan Trofi Piala Dunia 2026