SUARA BANDUNG BARAT - Dalam dunia tanaman hias, Lee Kuan Yew, yang sering disebut "janda merana," adalah salah satu tanaman yang menarik perhatian banyak pecinta tanaman.
Namun, seperti halnya perawatan tanaman lainnya, Lee Kuan Yew memiliki beberapa larangan yang perlu dihindari agar pertumbuhannya tetap subur dan indah.
Dilansir Suara Bandung Barat dari kanal YouTube Setapak 9, Rabu (18/10/2023) berikut ini larangan-larangan dalam merawat tanaman lee kuan yew atau janda merana.
1. Jangan Ceroboh dalam Penyiraman
Menanam lee kuan yew memerlukan kesabaran dalam penyiraman, terutama di awal penanaman. Penyiraman ekstra diperlukan hingga tanaman tumbuh merambat dan mencapai talang air.
Waktu yang diperlukan empat hingga enam bulan. Selama periode ini, perhatian ekstra diperlukan untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman dan memastikan keberhasilan pembibitan batang utama.
2. Jangan Simpan di Tempat Teduh dan Tidak Boleh Kering
Lee Kuan Yew yang ideal memerlukan minimal enam jam sinar matahari sehari. Kurangnya sinar matahari dapat membuat daunnya menjadi kurus dan lentur.
Meskipun tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh, media tanamnya juga tidak boleh kering. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kelembaban tanah atau menanamnya di tanah langsung.
Baca Juga: Ekslusif! Ternyata 12 Tanaman Hias Ini Masuk Jajaran Terlangka di Dunia
Jika tidak ada lahan terbuka. Pot yang digunakan sebaiknya tinggi dan besar untuk menjaga kelembaban dan menghindari layu selama musim kemarau.
3. Hindari Pot Kecil
Lee Kuan Yew memiliki akar serabut, jadi sebaiknya hindari menggunakan pot kecil. Jika ditanam dalam pot kecil, tanaman ini akan cepat mengisi pot, dan ini akan meningkatkan kebutuhan air dan nutrisi serta membuat penyiraman lebih sulit.
4. Jangan Malas Mengarahkan dan Mengikat
Pastikan untuk mengarahkan tanaman ini pada tiang atau kabel, dan ikatlah agar pertumbuhannya terkendali. Ini perlu dilakukan minimal dua minggu sekali untuk menjaga pertumbuhan yang teratur.
5. Jangan Malas Memangkas
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Tol Padang-Pekanbaru Seksi Sicincin-Bukittinggi Butuh Rp 25,23 Triliun, Target Beroperasi 2031
-
Aditya Hoegeng Ungkap Kisah Eyang Meri: Di Belakang Orang Kuat Ada Orang Hebat
-
Sempat Direkrut, Ini Alasan Persis Lepas Clayton Da Silveira
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Bojan Hodak: Dion Markx Masih Harus Adaptasi Bersama Persib
-
Bojan Hodak Pastikan Persib Tak akan Tambah Lagi Pemain Baru
-
Resmi Berseragam Persija, Mauricio Souza Ungkap Alasan Mauro Zijlstra Jadi Rekrutan Penting
-
Saga Transfer Berakhir: Fenerbahce Boyong N'Golo Kante dari Al-Ittihad
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir