Berangkat dari stasiun Garongkong 08.40 wita, stasiun Barru 08.54, stasiun Tanete Rilau 09.05, stasiun Mandalle 09.28, stasiun Ma'rang 09.44, stasiun Labakkang 10.03 dan tiba di stasiun Mangilu pukul 10.16 wita.
c. Stasiun Garongkong - Stasiun Mangilu (Kereta Api Andalan Celebes 3)
Berangkat dari stasiun Garongkong pukul 12.20 wita, stasiun Barru 12.34, stasiun Tanete Rilau 12.45, stasiun Mandalle 13.08, stasiun Ma'rang 13.23, stasiun Labakkang 13.43 dan tiba di stasiun Mangilu pada 13.56 wita.
d. Stasiun Garongkong - Stasiun Tanete Rilau (Kereta Api Lontara 3)
Berangkat dari stasiun Garongkong 16.00 wita, stasiun Barru 16.14 dan tiba di stasiun Tanete Rilau 16.24 wita.
e. Stasiun Mangilu - Stasiun Garongkong (Kereta Api Andalan Celebes 2)
Berangkat dari stasiun Mangilu pukul 10.30, stasiun Labakkang 10.42, stasiun Ma'rang 11.02, stasiun Mandalle 11.18, stasiun Tanete Rilau 11.41, stasiun Barru 11.51 dan tiba di stasiun Garongkong pukul 12.06 wita.
f. Stasiun Mangilu - Stasiun Garongkong
Kereta berangkat dari stasiun Mangilu pukul 14.10 wita, stasiun Labakkang 14.22, stasiun Ma'rang 14.42 stasiun Mandalle 14.58, statsiun Tanete Rilau 15.21, stasiun Barru 15.32 dan tiba di stasiun Garongkong pada 15.46 wita.
Gratis Sampai Desember
Kepala Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan Amanna Gappa mengatakan pihaknya menerapkan tarif secara gratis hingga akhir Desember. Namun tahun depan sudah akan berbayar.
"Tarifnya masih dalam kajian tapi tidak mahal. Kita pastikan tidak sampai Rp10 ribu per rute," ujarnya.
Amanna mengatakan progress pembangunan jalur kereta api Makassar-Parepare untuk segmen A, segmen B, segmen C dan Segmen sudah hampir rampung. Termasuk untuk akses menuju stasiun Garongkong dan Tonasa.
"Tersisa hanya dua segmen lagi yaitu segmen D saat ini sudah 99,78 persen dan Siding Track Mangilu-Tonasa 64,43 persen yang masih dalam tahap pengerjaan," jelasnya.
Terbaru, jalur Maros-Barru juga sudah bisa dioperasikan. Ada delapan stasiun yang dilewati yakni Stasiun Maros, Stasiun Rammang-Rammang, Stasiun Pangkajene, Stasiun Labakkang, Stasiun Ma'rang, Stasiun Mandalle, Stasiun Tanete Rilau, Stasiun Barru, dan Stasiun Garongkong.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba