Modus pengantaran paket yang mengatasnamakan salah satu jasa ekspedisi membuat seorang wanita ini menjadi korban. Perempuan itu adalah warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Di akun Instagramnya, @rahmah_ammah, dia mengaku menjadi korban penipuan dengan modus tersebut.
Dia menceritkan, mulanya, kejadian itu pada akhir bulan November lalu. Dia mendapatkan pesan di aplikasi pesan instan di mana nomor yang digunakan pelaku mengatasnamakan kurir J&T Ekspress.
“Jadi ulun (Saya, red) dapat WA dari si penipu tadi pada tanggal 30 November 2022 jam 9 pagi, menchat mengatasnamakan paket ulun sudah sampai dan dilakukan pembayaran,” tulisnya, dikutip dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (06/12/2022).
Dia mengaku sempat bingung lantaran merasa paket yang dibeli sudah sampai semua ke rumahnya. Namun, dia percaya saja lantaran penipu itu tahu nama lengkapnya, serta dirinya yang memang sering belanja online.
Usai mulai percaya, pelaku langsung mengirimkan file dengan format APK. Pelaku meminta korban buat membuka file itu untuk dilakuka pengecekan resi.
“Te klik lah APK tadi, lalu ada muncul notifikasi menginstal aplikasi, takajut ulun (Saya terkejut) perasaan kada (Tidak) menginstal apa-apa,” katanya.
“Dan jua pas diitihi di hp kdd aplikasi yang diinstal (Sewaktu saya lihat di handphone tidak ada aplikasi yang diinstal),” tambahnya.
Setelah itu perempuan ini mengatakan jika handphonenya mengalami eror seperti layar yang tidak dapat dikontrol dan juga terdapat sejumlah SMS masuk.
Kemudian ia mencoba untuk login ke aplikasi BRIMO. Namun, hampir satu jam tidak bisa masuk dan terdapat notifikasi pada email korban bahwa user korban sedang dipakai pihak lain.
Baca Juga: Populasinya Cuma 4 Juta, Ini 4 Rahasia Kroasia Jadi Tim Kuat di Sepak Bola
“Ada email masuk yang mengatakan ulun (saya) gagal login karena user ulun (saya) sedang dipakai id xxxxxxxx,” tulisnya.
Alhasil setelah bisa login ke aplikasi BRIMO miliknya, kemudian mencoba untuk mengecek saldo rekening, perempuan ini kaget karena saldo rekeningnya hanya tersisa Rp 175 ribu dari yang sebelumnya saldo korban sekitar Rp 35 juta.
“Pas (waktu) dicek saldo sisa 175 ribu saja lagi, ulun (saya) cek mutasi keluar dana ke CN IB ke nomer xxxxxxx senilai Rp 35.202.900,” katanya.
“Setelah itu ulun (saya) urus ke bank BRI,” tambahnya.
Dia juga mengatakan pada hari tersebut langsung ke Satreskrim Polresta Banjarmasin agar dibuatkan surat untuk mengurus ke bank BRI dan meminta untuk ditindaklanjuti.
Bahkan dia pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke cyber crime Diskrimsus Polda Kalsel dan berharap agar polisi bisa menindaklanjuti dan segera menangkap pelaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
Terkini
-
Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons
-
Jalan Rusak Puluhan Tahun di Sulsel Kini Mulus, Guru dan Petani Rasakan Manfaat
-
Polda Banten Bongkar TPPO Modus Open BO via Aplikasi, Dua Pelaku Ditangkap
-
John Herdman Bandingkan Atmosfer GBK dengan Old Trafford, Lebih Riuh Mana?
-
Apa Itu UNIFIL? Pasukan Perdamaian PBB Digempur Israel Sampai TNI Gugur
-
Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu
-
Adu Market Value Timnas Indonesia Vs Bulgaria, Garuda Lebih Unggul?
-
Mengenal Handala Hack Team, Hacker Pro Palestina yang Serang Sistem FBI
-
Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menumpuk hingga 6 Meter, Ini Penyebabnya
-
Mesin Gol di Timnas Indonesia Junior, Ini Statistik Jens Raven yang Dipanggil John Herdman