Warga di Buleleng, Bali digegerkan dengan penemuan mayat yang tersangkut digorong-gorong pada saluran air yang sempit dan telah mengeluarkan bau tidak sedap pada Jumat 9 Desember 2022 sekitar pukul 12.00 WITA.
Awalnya warga dalam dua hari belakangan mencium bau tidak sedap yang belum diketahui sumbernya.
Warga kemudian memeriksa sejumlah tempat di sekitar lokasi termasuk memeriksa saluran air atau gorong-gorong yang dialiri air cukup deras.
"Awalnya tersebar bau bangkai busuk dan kami cari sumbernya ternyata berasal dari gorong-gorong," ujar warga penghuni kos di sekitar TKP penemuan.
Namun tak disangka ketika diperiksa lagi ada benda teronggok yang menyumbat aliran air di gorong-gorong.
Lebih mengejutkan lagi ternyata sumbatan berbau busuk itu jasad manusia.
“Setelah dipastikan onggokan itu mayat warga kemudian melaporkannya ke aparat setempat dan selanjutnya menghubungi pihak berwajib," imbuhnya.
Tim Basarnas Buleleng pun datang dan membongkar beton pada gorong-gorong tersebut.
"Kami melakukan evakuasi cukup lama karena korban berada digorong-gorong sempit. Diperlukan waktu satu jam lebih untuk membongkar gorong-gorong," kata Kepala Basarnas Buleleng Dudi Librana.
Baca Juga: Maroko vs Portugal, Fernando Santos Minta Orang-orang Berhenti Gosipkan Cristiano Ronaldo
Dudi menyebut membobol beton gorong-gorong dengan menggunakan teknik Collapse Structure Search and Rescue (CSSR) memerlukan waktu cukup lama disebabkan beton penutup gorong-gorong cukup tebal.
"Keterangan dari masyarakat mayat teronggok di gorong-gorong kurang lebih dua hari setelah warga mencium bau menyengat," ujarnya.
Setelah diidentifikasi, jasad tersebut bernama Putu Nova Apriana (28).
Ia hilang sudah 2 hari dan kerabat mengaku ia keluar dari rumah sejak pagi pukul 07.00 WITA.
"Kami melakukan pencarian kemana-mana. Selain mengalami gangguan mental, korban juga mengidap epilepsi," ujarnya, Jumat, 9 Desember 2022.
Sebelum mayat tersebu ditemukan, Ketut Nesa mengaku sempat melihat bungkusan kresek yang biasa dibawa korban di sekitar gorong-gorong tempat korban ditemukan.
"Kalau dilihat ciri-cirinya sudah jelas menggunakan celana warna coklat. Dari dulu saya khawatir dia akan mengalami seperti ini karena sakitnya itu," ungkapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rupiah Melemah Jadi Berkah, Wisatawan Malaysia Makin Gencar Belanja di Pontianak
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Silmy Karim Diburu KPK, Menteri Imipas Angkat Bicara
-
Megawati Bakal Terima Penghargaan dari Timor Leste, PDIP Jajaki Kerja Sama Strategis
-
Timnas Putri Indonesia Takluk dari Singapura, Satoru Mochizuki Minta Maaf
-
Prabowo ke Petugas MBG: Tak Mau Bekerja Baik, Silakan Minggir!
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Dadan Hindayana Ditahan, Irma Suryani Prihatin DPR Tak Punya Alat Sanksi untuk Mitra Kerja