Semasa kecil, Marcel Siahaan gemar menonton hal-hal yang berbau agama. Biasanya dia menonton acara TV di TVRI yang menayangkan tentang mimbar Islam, mimbar Budha, mimbar Katolik, mimbar Hindu dan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa.
"Gua dulu waktu kecil suka nontonin fragmen-fragment Katolik, fragmen-fragment Protestan, Hindu, Budha, Islam, Musabaqoh Tilawatil Quran is my favorite show," ujar Marcell.
Marcell mendapat kesempatan bertemu banyak orang yang mengajarkan dia berbagai hal dan kemudian bertemu Rima, Rima menunjukan bagaimana cara beribadah dalam agama Islam dan keeratan keluarga Muslim, Marcell merasa nyaman dengan hal itu.
Pada akhirnya Marcell memilih menjadi seorang muslim karna dia nyaman, senang dan yakin bahwa segala sesuatu harus ada titiknya dan Marcell merasa jika dia menjadi seorang muslim, dia akan berbuat banyak kebaikan.
"Allah itu sesuatu yang Maha Kokoh sekaligus and the same time menjadi sesuatu yang paling loveable. Jadi istilahnya Dia Cantik dan Agung pada saat yang bersamaan. Sekarang setelah menjadi seorang Muslim saya menjadi seseorang yang lebih ikhlas dalam segala hal," katanya.
Keluarga Kental Ajaran Kristen
Marcell Siahaan terlahir di keluarga Batak. Kental dengan ajaran Kristen. Namun ketika menikah dengan penulis sekaligus penyanyi Dewi Lestari pada 2003, dia memutuskan untuk memeluk agama Budha.
Melansir Daniel Mananta Network, Marcell Siahaan mengalami perjalanan spiritual yang cukup panjang dan rumit.
Kini pemilik nama asli Marcellius Kirana Hamonangan Siahaan atau yang lebih dikenal dengan nama Marcell Siahaan memilih menjadi seorang mualaf.
Baca Juga: Jelang Wamil, Jin BTS Pamer Kepala Botak
"Sampai akhirnya gue merasa diri gue ini sehumanis itu. Gue tidak bisa berada di satu denominasi terlalu lama,” ujarnya dikutip dari channel YouTube Daniel Mananta Network.
Setelah beberapa tahun menganut agama Budha, Marcell tetap mencari jalan untuk menemukan tujuan akhirnya, yakni dekat dengan Sang Khalik.
"Kita itu masing-masing sedang mencari jembatan untuk bisa berkomunikasi dengan Sang Khalik. Gue terus mencari cara menjembatani bagaimana caranya gue bisa benar-benar khusyuk atau bisa benar-benar intim dengan Sang Khalik," tuturnya.
Pasalnya, Marcell ingin menjadi orang yang lebih baik, dia merasa memiliki kekurangan, dia terus banyak belajar untuk menerima, memberi, dan berkorban.
"Berkorban itu bukan sesuatu yang menyakitkan karena gue sadar bahwa untuk bisa mendapatkan sesuatu, kita harus merelakan sesuatu," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna
-
Boboiboy Galaxy Musim 1: Esensi Plot Geser, tapi Visual dan Skill Menggila
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR
-
25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna
-
4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya