/
Jum'at, 30 Desember 2022 | 13:09 WIB
Foto Rocky Gerung (YouTube Rocky Gerung)

Isu reshuffle kabet mantan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo oleh Presiden Jokowi menjadi perbincangan hangat saat ini.

Secara tidak langsung tindakan tersebut dianggap Presiden Jokowi berupaya untuk mengkudeta Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan manuver politiknya tersebut.

Hal ini seperti yang telah disampaikan oleh pengamat politik Rocky Gerung dalam channel YouTube pribadinya. 

Ia mengatakan bahwa Jokowi sebagai kader PDI Perjuangan perlu meminta izin terlebih dahulu kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati, dalam pengangkatan kabinet. 

“Pak FX tentu teman dekat dari pak Jokowi, itu apa intinya untuk membujuk atau kasih sinyal kepada PDIP bahwa semua tokoh strategis PDIP bisa direkuetmen oleh presiden tanpa harus minta ijin kepada bu Mega karena presiden akan bilang ‘kan presidensial’ itulah hak prerogatif.” jelas Rocky yang dikutip Suara.com pada Kamis (30/12/2022). 

“Dari awal PDIP bilang, semua kader partai harus tunduk pada keputusan ibu Mega. Jadi itu secara internal etika tanpa minta izin bu Mega juga udah dilanggar oleh Jokowi berkali-kali.” tambahnya. 
Rocky dengan tegas menyebut Jokowi seperti sedang membentuk partai dalam partai lewat pertemuannya dengan FX Rudy tersebut.

“Harusnya secra terang-terangan PDIP mengatakan bahwa melarang FX masuk kabinet karena dia belum minta izin pada PDIP. Demikian juga PDIP tidak menyetujui kadia dia yaitu Presidenb Jokowi untuk mengangkat orang dalam PDIP tanpa berkonsultasi dengan ketua. Itu artinya ada partai dalam partai, dengan begitu dianggap pak Jokowi seolah-olah menjadi ketua partai bayangan.” jelasnya.

Load More