/
Selasa, 03 Januari 2023 | 12:09 WIB
Politikus senior PDIP Panda Nababan. ((YouTube/Total Politik))

Luhut Binsar Pandjaitan sempat sangat ingin masuk cabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Hal ini diceritakan oleh Politikus PDI Perjuangan, Panda Nababan.

Menurutnya pria yang kini menjadi Menko Marves itu sempat sangat ingin menjadi menteri dalam kabinet milik Joko Widodo alias Jokowi.

Panda Nababan menyebut bahwa sebenarnya Luhut Binsar sudah dekat dengan Jokowi saat Presiden masih menjadi wali kota Solo.

Luhut pun disebut bingung karena namanya taka da di susunan menteri Jokowi periode 2014-2019.

"Kemudian sewaktu nama dia tidak ada, Luhut mencari saya, menemui dan minta tolong ke saya. Minta tolong, 'Pan, kok aku nggak masuk? Kau tanyalah sama Presiden Jokowi'," ujar Panda Nababan menirukan perkataan Luhut kala itu di kanal YouTube Keadilan TV., dikutip pada Senin (2/1/2023).

Pembicaraan ini menurut Panda terjadi pada November 2014.

Meski berbeda pandangan politik, Panda Nababan tetap menanyakan pada Jokowi.

"Dia hubungi aku lagi, 'Kau ngomonglah, gimana sih aku sampai nggak bisa masuk?' Dia kayanya penasaran dan dia merasa haknya dia, berhak dia (menjadi menteri)," tutur Panda.

Baca Juga: Indra Bekti Diduga Sudah Bangkrut Karena Tak Punya Tabungan Demi Manjakan Istri

Panda menyebut Luhut terus merayunya supaya mau menanyakan hal ini pada Jokowi.

Hingga akhirnya Panda bisa mengobrolkan soal menteri ini dengan Jokowi sekitar pertengahan November 2014.

Ia menyebut bahwa Jokowi tidak memasukkan nama Luhut sebagai menteri karena banyak tokoh yang tidak setuju.

Ia lalu menyebut juga sosok Jusuf Kalla, juga tidak setuju bila Luhut menjadi menteri.

"Waduh Mas Panda, banyak penolakan terhadap dia. Ibu Megawati nggak setuju dia masuk, terus Pak JK nggak setuju, terus Surya Paloh nggak setuju. Bayangkan itu, 2 pimpinan partai, satu wakil saya," kata Panda menirukan Jokowi saat itu.

Panda kemudian mengimbau Jokowi untuk lebih memanfaatkan hak prerogatifnya dalam menyusun kabinet.

Load More