/
Sabtu, 14 Januari 2023 | 15:30 WIB
Foto ibu-ibu terobos paspampres (YouTube Beterindo)

Presiden Jokowi menerima produk keripik tempe hasil dari pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM Indonesia.

Melalui unggahan video di channel YouTube Beterindo pada Sabtu (14/1/2023), Presiden Joko Widodo atau yang kerap dikenal sebagai Presiden Jokowi terlihat menerima produk keripik tempe yang berasal dari pelaku UMKM usai menyaksikan pertandingan cabang olahraga lari estafet regu putra dan putri dalam kompetisi Student Athletics Championship (SAC) Indonesia di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. 

Dalam video tersebut terlihat ada seorang ibu-ibu yang mendekati mobil Presiden Jokowi dan mencoba menerobos paspampres yang sedang menjaga keamanan Presiden Jokowi yang hendak meninggalkan stadion.

Ibu yang mengenakan hijab abu-abu itu awalnya hanya ingin meminta selfie dan berjabat tangan dengan Presiden Jokowi, namun ia mencoba menawarkan sejumlah produk bisnisnya yakni keripik tempe. 

Tanpa menunggu lama, produk tersebut langsung diterima oleh Presiden Jokowi, meski banyak rintangan untuk bisa di momen itu. Pelaku UMKM itu merasa senang dan sangat bersukur atas kesempatannya. 

“Setelah perjuangan yang begitu besar menerobos masuk saya sangat senang sekali, bapak (Presiden Jokowi) sangat welcome sekali, bapak memang orang yang baik. Semoga bapak bisa mau menerima produk saya itu sudah sangat bersyukur sekali.” ucap pelaku UMKM. 

Bahkan pelaku UMKM itu memiliki keinginan dari lama supaya produk UMKM nya sampai ke tangan dan dicoba oleh Presiden Jokwi. 

“Karena saya dari awal ketemu, saya mau produk saya ini bapak Presiden Jokowi coba dan Allah SWT ijabah doa saya saat ini. Terimakasih,” jelasnya. 

Pelaku UMKM mengaku alasan dari pemberian produk keripik tempe dan ingin dicoba oleh Presiden Jokowi, supaya produk UMKM yang terbuat dari bahan dasar tempe tersebut tembus ke pasar Internasional.  

Baca Juga: Tega! Venna Melinda Dianiaya Ferry Irawan, Verrell dan Athalla Malah Meledek: Makan Tuh Cinta

“Saya ingin mengangkat tempe menjadi makanan, bukan saja disukai oleh orang Indonesia tetapi juga seluruh dunia.” tandasnya. 

Load More