Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menyebut pengacara Sunan Kalijaga kebanyakan bacot atau banyak bicara.
Hal ini disampaikan pada tanggapan Hotman Paris yang merespons keinginan damai Venna Melinda dan Ferry Irawan sepeti Lesti Kejora dan Rizky Billar.
Tanggapan Hotman Paris ini ia berikan melalui sebuah unggahan di Instagram.
Melalui unggahannya, Hotman seolah menyebut Sunan Kalijaga sebagai sosok yang hanya suka tebar pesona.
Akan tetapi ia tak secara terang-terangan menyebut nama Sunan Kalijaga.
"Kepada orang-orang yang suka tebar pesona dengan banyak bacot di televisi dan media, yang sudah membuat pendapat dan kesimpulan pribadi walaupun tidak tahu kasusnya, jangan banyak bacot lah," kata Hotman Paris.
Hotman Paris mengingatkan bahwa serharusnya tak langsung percaya dengan apa yang dikatakan oleh Ferry Irawan.
Terutama saat Ferry membantah apa yang ia lakukan kepada Venna Melinda.
"Ada yang mengatakan, 'Saya sudah telepon si itu, tidak benar kejadian itu'. Bagaimana bisa kau berani ngomong begitu di TV hanya gara-gara kau telepon si oknum yang dilaporkan? Malu," tambah Hotman Paris.
Baca Juga: Elma Theana Sebut Ferry Irawan Kini Sedih Karena Tak Ada yang Percaya Padanya
Terkait perdamaian yang diusulkan oleh Sunan Kalijaga, Hotman Paris memang tak seratus persen tak setuju. Apalagi dengan perdamaian yang dijadikan sebagai prioritas.
"Ada juga yang bilang, 'Damaikan saja lah, itu kan suami istri'. Memang benar, perdamaian itu prioritas," ujarnya.
Hanya saja, tak semua kasus bisa diselesaikan dengan cara seperti itu.
Hotman bahkan mengibaratkan apa respons orang yang ditujunya jika ternyata putrinya yang mengalami KDRT.
"Coba kalau putrimu begitu, kau pasti akan bilang, 'Proses hukum! Cerai'. Jadi sudah lah," kata Hotman Paris.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar