/
Senin, 23 Januari 2023 | 18:45 WIB
Ganjar Pranowo. [Istimewa]

Elektabilitas Ganjar Pranowo masih tetap tinggi. Hal itu berdasarkan hasil survei dari Lembaga Survei Indonesia (LSI) periode 1-11 Januari 2023 ini.

Direktur LSI Djayadi Hanan mengatakan, dari sejumlah tokoh, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) itu masih yang tertinggi elektabilitasnya untuk Pemilu 2024 nanti.

Survei dengan simulasi pemilihan presiden (Pilpres) menggunakan sistem 19, di mana Ganjar unggul dari tokoh lain dengan dukungan mencapai 27,2 persen.

“Dalam simulasi 19 nama, seperti biasa, masih yang unggul adalah Ganjar Pranowo 27,2 persen,” katanya, menyadur dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Senin (23/01/2023).

Posisi di bawah Ganjar ada Anies Baswedan. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memperoleh 16,8 persen. Kemudian, ada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dengan 16 persen, dan  Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dengan 7,2 persen.

Sedangkan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan 2,4 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan suara 2,1 persen.

Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa dengan meraih 1,8 persen. Lalu disusul Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dengan 1,3 persen.

“Sementara itu, 18,1 persen belum memilih,” lanjut Djayadi.

Sedangkan dalam simulasi dengan 10 nama tokoh, Ganjar tetap unggul dengan perolehan dukungan suara sebesar 29,2 persen. Disusul Prabowo di posisi kedua dengan 19,4 persen.

Baca Juga: Cara Lapor SPT Tahunan Pribadi Terbaru Melalui E-Filing, Jangan Ditunda!

Lalu Anies mendapat 16,5 persen, Ridwan Kamil meraih 8,7 persen, Sandiaga memperoleh 3,4 persen dan AHY mendapat 1,9, persen. Sedangkan Erick Thohir, dengan 1,6 persen.

Terakhir dengan simulasi tiga nama, Ganjar kembali unggul dengan perolehan dukungan suara sebesar 36,3 persen, Anies mendapat 24,2 persen, dan Prabowo memperoleh 23,2 persen.

“Sebanyak 16,3 responden lainnya menyatakan tidak tahu. Jadi, Prabowo dan Anies pada Januari 2023 berada pada posisi saling kejar,” ucapnya.

Load More